Menu

Selasa, 23 April 2019, 08:48 WIB

Pelawak Kalahkan Capres Petahana di Pilpres, Ukraina Masuki Masa Tak Tentu

Calon presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy memperlihatkan kertas suaranya saat berdiri di depan media di tempat pemungutan suara dalam fase kedua pemilihan presiden di Kiev, Ukraine, Minggu (21/4/2019). | Sumber Foto:ANTARA.

SUKABUMIUPDATE.com - Ukraina memasuki kondisi politik yang tak menentu sejak Senin (22/4) awal pekan ini, persis setelah seorang pelawak tanpa pengalaman politik dan sekelumit kebijakan terperinci, secara dramatis mengalahkan calon presiden petahana dalam pilpres.

Kemenangan Volodymyr Zelenskiy menjadi pukulan keras buat calon petahana Petro Poroshenko. Satu-satunya pengalaman sang pelawak dalam pemerintahan adalah: menjadi presiden Ukraina pada film komedi.

Zelenskiy (41) akan mengambil-alih kepemimpinan negara yang berada di garis depan pertikaian Barat dengan Rusia, setelah Moskow mencaplok Krimea dan dukungannya buat aksi perlawanan pro-Rusia di Ukraina Timur.

Dalam pemungutan suara babak-kedua pada Ahad (21/4), Poroshenko (53) telah berusaha menghimpun pemilih, dan menampilkan diri sebagai "benteng" dalam melawan agresi Rusia dan pelopor identitas Ukraina.

“Tapi Zelenskiy, yang terkenal karena memerankan seorang presiden di dalam satu acara televisi, mengalahkan Poroshenko, dan meraih 73 persen suara,” demikian data dari Komisi Pemilihan Umum Sentral setelah lebih dari 99 persen suara dihitung.

Oleksiy Kondrashov, seorang pekerja sektor pelayanan masyarakat di Ibu Kota Ukraina, Kiev, mengatakan hasil itu bukan mensahkan Zelenskiy tapi suara protes terhadap Poroshenko—yang janjinya, seperti akan memberantas korupsi, tidak terbukti.

"Setiap orang bukan memberi suara buat Zelenskiy, tapi menentang Poroshenko. Jika ada orang lain yang lolos ke babak kedua, orang mungkin akan memberi suara buat mereka," kata Kondrashov, sebagaimana dikutip Reuters.

Dalam pidato kemenangan pada Ahad malam waktu setempat, Zelenskiy berjanji ia takkan membiarkan rakyat kecewa.

"Saya belum secara resmi menjadi presiden, tapi sebagai seorang warga negara Ukraina, saya dapat mengatakan kepada semua negara pada era pasca-Uni Sovyet 'lihat kami. Semuanya mungkin!',” kata Zelenskiy.

Benar-benar tak menentu

Zelenskiy, menjadi tokoh anti-kemapanan paling mutakhir yang menggulingkan petahana, baik di Eropa maupun di luar wilayah tersebut, telah berjanji akan mengakhiri perang di Wilayah Donbass Timur.

Ia juga berjanji memberantas korupsi di tengah kekecewaan warga mengenai kenaikan harga dan kemerosotan standar hidup. Tapi ia belum mengatakan secara pasti bagaimana ia mewujudkan itu semua.

Investor menginginkan jaminan kembali, bahwa presiden baru akan mempercepat pembaruan yang diperlukan untuk menarik penanaman modal asing dan mempertahankan negara itu di dalam program IMF dengan nilai miliaran dolar AS.

"Karena ada ketidak tentuan total mengenai kebijakan ekonomi orang yang akan menjadi presiden, kami benar-benar tidak tahu apa yang akan terjadi dan itu membuat khawatir masyarakat keuangan," kata Serhiy Fursa, seorang bankir penanam modal di Dragon Capital di Kiev.

Parlemen telah menentukan kebijakan di Ukraina. Sementara Zelenskiy harus berjuang untuk memperoleh persetujuan anggota parlemen, bagi kebijakan baru.

Sebab, partainya sendiri tak mempunyai kursi di parlemen. Sementara satu faksi terkuat di parlemen merupakan pengikut setia Poroshenko.

Sumber: Suara

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

Oleh: Saepul Alam STAI Sukabumi mengadakan kajian umum menjelang bulan ramadhan yang dilaksanakan di taman Cikondang, Sukabumi pada tanggal 1 Mei 2019 bertapan pada Hari Buruh Nasional. Ketua Pelaksana yakni Melia...

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan memindahkan Ibu Kota ke luar Pulau Jawa. Keputusan diambil dalam rapat terbatas mengenai pemindahan Ibu Kota di Kantor Presiden, Jakarta, Senin,...

Oleh: Fauzan Latief Unit Parawisata BumDes Desa Taman Sari Kecamatan Cikidang Kabupaten Sukabumi Gelar Cisuba Traditional Tourism Festifal (CTTFest). Festival seni tersebut di isi dengan berbagai kegiatan yang diselenggarakan selama dua...

Oleh : Oksa Bachtiar Camsyah Akhir-akhir ini, negeri kita terasa semakin gaduh. Riuh rendah suara-suara yang dijiwai hasrat emosional terasa semakin pekat dalam rongga kehidupan keseharian kita. Dari persoalan tagar...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya