Menu

12 Mar 2019, 07:50 WIB

Siti Aisyah Tak Menyangka Bebas dari Ancaman Hukuman Mati

Ekspresi Siti Aisyah saat memberikan keterangan pada awak media setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, 11 Maret 2019. Siti Aisyah adalah TKI di Malaysia yang ditahan pada 2017 bersama satu warga negara Vietnam bernama Doan Thi Huong. Ke | Sumber Foto:TEMPO/M Taufan Rengganis.

SUKABUMIUPDATE.com -  Senyum Siti Aisyah mengembang seperti bulan sabit saat menginjakkan kaki di tanah air, Senin, 11 Maret 2019, pukul 17.30. Dia berusaha menahan air matanya agar tak jatuh.

"Saya senang, bahagia, tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Saya sangat bahagia, enggak menyangka kalau hari ini hari pembebasan saya," kata Siti Aisyah.

Siti Aisyah, 26 tahun, TKI di Malaysia asal Serang, Banten, menghabiskan waktu 2 tahun 23 hari di dalam penjara atas tuduhan telah melakukan pembunuhan terhadap Kim Jong Nam, kakak tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Dugaan pembunuhan dilakukan dengan cara meraupkan cairan mengandung racun ke wajah Kim Jong Nam hingga membuatnya tewas. Atas tuduhan itu, ibu satu anak ini terancam hukum mati.

Siti Aisyah mengatakan kepada para wartawan di Malaysia hal pertama yang akan dilakukannya setibanya di Indonesia adalah segera menemui keluarganya. Dia pun meyakinkan, mendapat perlakuan yang baik selama berada dalam tahanan, termasuk derasnya dukungan yang diberikan padanya di penjara. Namun saat ditanya apakah kapok ke Malaysia lagi, Siti Aisyah belum punya jawabnya.

"Enggak tahu," cetusnya.

Atas pembebasannya ini, Siti Aisyah berterima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo, para menteri dan pihak-pihak yang telah membantunya, termasuk pada pemerintah Malaysia.

Pengadilan Tinggi Shah Alam di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Senin 11 Maret 2019, membebaskan Siti Aisyah terjadi setelah jaksa penuntut mengatakan menarik tuntutan tanpa memberikan alasan. Kementerian Luar Negeri menyebut, pembebasan Siti Aisyah dilakukan karena tidak cukup bukti.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah mengembangkan pembudidayaan lobster, bukan ekspor benih lobster. "Prioritas pertama itu budi daya, kita ajak siapa saja,...

SUKABUMIUPDATE.com - Ferrari mendapat peringatan dari federasi otomotif internasional, FIA, karena kedapatan melanggar protokol kesehatan seusai penyelenggaraan Grand Prix Austria akhir pekan lalu. Dilansir dari tempo.co, pebalap Ferrari Charles...

SUKABUMIUPDATE.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi memastikan tidak ada intruksi penghentikan pelayanan untuk warga yang ingin mengakses Jaminan Persalinan (Jampersal) di semua mitra fasilitas kesehatan. Surat Dinkes soal penghentian...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Desa Bojongjengkol Dadan Sutisna, angkat bicara terkait persoalan si gadis pelukis asal Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Feby Ayu Rianti (17 tahun) dengan ibu kandungnya Yani. Dadan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya