Menu

29 Sep 2018, 13:28 WIB

Anaknya Gay, Istri PM Singapura Dukung Cabut UU Anti-Homoseksual

Ho Ching, kiri, istri Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, mendukung pencabutan undang-undang larangan seks gay. | Sumber Foto:Ho Ching FB /Out in Singapore/theindependent.

SUKABUMIUPDATE.com - Ho Ching, istri Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, menyatakan dukungan terhadap pencabutan undang-undang pasal 377A mengenai larangan melakukan hubungan seks gay. Suara untuk mencabut undang-undang ini di Singapura mulai lantang diteriakkan setelah Pengadilan India berhasil menghapus undang-undang serupa.

Dikutip dari theindependent.sg, undang-undang larangan melakukan hubungan seks di kalangan gay mulai dilihat oleh sebagian masyarakat Singapura sebagai aturan yang mengkriminalisasi kalangan gay, khususnya dalam berhubungan seks. Dalam pasal 377A, seorang laki-laki yang ditemukan melakukan tindakan ‘tidak senonoh’ dengan laki-laki lain bisa dihukum penjara hingga dua tahun. Hanya saja faktanya, penuntutan secara hukum ini jarang terjadi. Hukum ini tidak berlaku bagi kalangan lesbian.

Dukungan Ho Ching terlihat dari aktivitasnya di akun media sosial, dimana dia bergabung dengan perkumpulan yang mendukung pencabutan undang-undang pasal 377A. Bukan hanya itu, istri orang nomor satu di Singapura itu juga mengunggah foto Presiden Yale-NUS, Tan Tai Yong, yang sedang berpose memegang papan bertuliskan dukungannya terhadap pencabutan pasal 377A.

Dukungan Ho Ching ini terkait dengan status putranya, Li Huanwu, yang seorang homoseksual. Huanwu telah secara terbuka mengungkap identitas seksualnya sebagai seorang gay. Sikap Li Huanwu itu terbilang berani karena Singapura masih menganut hubungan seks di kalangan gay adalah ilegal.

Huanwu, 31 tahun, adalah cucu pertama mantan Perdana Menteri Lee Kuan Yew atau yang dikenal sebagai Bapak Pendiri Singapura. Huanwu mengungkap identitas seksualnya pada awal Juli 2018 dengan cara mempublikasi foto dia sedang berpelukan dengan kekasihnya Yirui Heng, 27 tahun.

Foto itu dipajang dalam sebuah pameran foto berjudul ‘Di Luar Singapura’. Pameran itu ditujukan sebagai promosi agar LGBT diterima di Singapura. Tak lama setelah publikasi foto ini, Heng tertangkap kamera sedang mencium pipi Huanwu dalam acara Pink Dot 2018, sebuah acara tahunan bagi kalangan gay, lesbian, biseksual dan trangender.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang sopir taksi online bernama Juna Lismi nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena tak sanggup membayar cicilan kendaraannya. Dilansir dari tempo.co, menurut keterangan orang terdekatnya, korban...

SUKABUMIUPDATE.com - Dalam menghadapi pandemi virus corona alias Covid-19, orang tua atau orang dewasa di sekitar anak harus memastikan anak-anak tetap terlindungi. Dilansir dari tempo.co, anak-anak rentan mengalami perlakuan...

SUKABUMIUPDATE.com - Imbauan isolasi diri atau jaga jarak fisik dikeluarkan pemerintah di masa pandemi virus corona ini. Dilansir dari tempo.co, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan,...

  SUKABUMIUPDATE.com - Wartawan masih terus bekerja melakukan peliputan di tengah penyebaran wabah Corona atau Covid-19. Bahkan saat ini, wartawan sering masuk keluar rumah sakit untuk mendapatkan berita tentang penanganan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya