Menu

10 Mar 2017, 08:18 WIB

Serangan Kapak di Stasiun Duesseldorf, Lima Orang Terluka

Ilustrasi serangan kapak. | Sumber Foto:New York Magazine

SUKABUMIUPDATE.com - Polisi Jerman melaporkan lima orang terluka setelah terjadi penyerangan menggunakan kapak di stasiun kereta api Hauptbahnhof di Kota Duesseldorf pada Kamis malam waktu setempat.

Seperti dilansir BBC, Jumat (10/3), polisi Duesseldorf telah menangkap seorang pelaku dan tidak ada korban jiwa dalam serangan ini.

Saat ini aparat masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian untuk mencari kemungkinan pelaku lainnya. Untuk itu, stasiun kereta api dan layanan kereta dihentikan sementara waktu.

Motif serangan hingga kini masih belum diketahui. Kepolisian federal Jerman meminta publik untuk tidak berspekulasi.

Kepada Reuters, juru bicara kepolisian mengatakan hingga saat ini serangan tidak dianggap sebagai teror.

Salah satu korban dilaporkan adalah seorang remaja perempuan berusia 13 tahun, sedangkan satu korban lain dilaporkan dalam kondisi kritis.

“Kami sedang menunggu kereta tiba saat seorang pria tiba-tiba melompat dan menyerang dengan kapak. Darah berceceran di mana-mana,” kata seorang saksi mata.

Bruno Macedo, salah seorang penumpang yang sedang berada di kereta, berkicau di Twitter dan meminta warga untuk menjauhi stasiun kereta Duesseldorf.

“Seorang pria menyerang dengan kapak di stasiun Duesseldorf. Jauhi lokasi karena pria itu kabur,” demikian kicau Macedo.

Sejumlah foto sesudah insiden Duesseldorf beredar viral di dunia maya. Foto-foto itu menampilkan stasiun kereta yang dijaga ketat polisi dan helikopter terbang di atas stasiun.

Sejumlah saksi melaporkan beberapa orang terluka terbaring di lantai stasiun.

Seorang jurnalis untuk harian Jerman, Der Spiegel, melaporkan bahwa situasi di lokasi kejadian mulai tenang.

Mobil-mobil ambulans terlihat disiagakan di Lapangan Konrad Adenauer di luar pintu masuk stasiun.

Stasiun Hauptbahnhof merupakan stasiun utama Kota Duesseldorf yang melayani perjalanan seperempat juta penumpang setiap hari.

Jerman hingga kini masih siaga teror menyusul serangan truk di Pasar Natal di ibu kota Berlin yang menewaskan 12 orang.

 

Sumber; Tempo

Sumber : New York Magazine
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PAN, Heri Antoni melangsungkan Reses III tahun 2020 di tiga lokasi berbeda, di Daerah Pemilihan (Dapil IV). Lokasi pertama di Kampung...

SUKABUMIUPDATE.com - Mandalika Racing Team Indonesia yang disiapkan untuk mewakili Tanah Air di ajang Moto2 tahun depan juga bakal merintis akademi pembalap untuk program pembinaan atlet balap sejak dini. "Dunia...

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Rendy Rakasiwi melaksanakan reses ketiga tahun 2020 di Desa Ciparay, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi. Dalam resesnya Rendy...

SUKABUMIUPDATE.com - Platform media sosial Facebook memiliki standar komunitas yang ketat. Kendati ada kebebasan berbicara sebagai konsekuensi demokrasi. Standar komunitas ini juga menyeleksi berita-berita yang diunggah pengguna di Facebook. Melansir...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya