Menu

09 Mar 2017, 07:48 WIB

Dipicu Protes, 19 Remaja Tewas dalam Kebakaran Asrama Guatemala

Ilustrasi Kebakaran. | Sumber Foto:Bagea Awi

SUKABUMIUPDATE.com - Dipicu aksi protes, sedikitnya 19 remaja putri tewas dalam kebakaran di sebuah tempat penampungan anak-anak di Guatemala. 

Seperti dilaporkan BBC, Kamis (9/3), kobaran api melahap Panti Virgen de La Asuncion di San Soe Pinula, 25 kilometer sebelah tenggara ibu kota, setelah 60 remaja mengamuk dan membakar kasur karena perlakuan buruk yang mereka terima.

Namun kobaran api membakar panti dengan cepat sehingga para remaja justru terjebak di dalamnya. Oscar Franco, juru bicara pemadam kebakaran, mengatakan para korban tewas berusia 14-17 tahun. 

Sedangkan 25 remaja lainnya dilarikan ke rumah sakit dengan luka bakar serius, 14 diantaranya dalam kondisi kritis.

Para korban nahas meninggal karena terbakar sementara korban-korban lainnya yang dirawat di rumah sakit mengalami "luka bakar tingkat dua atau tiga," kata Carlos Soto, direktur Rumah Sakit Roosevelt, kepada Prensa Libre.

Kericuhan mulai terjadi pada Selasa malam. Sekitar 60 anak remaja mengamuk karena perlakuan dan makanan buruk di panti anak-anak korban masalah keluarga. Sejumlah remaja yang selamat bahkan mengaku terjadi pelecehan seksual di panti tersebut.

Badan Dunia untuk Anak-Anak, UNICEF Guatemala mengutuk tragedi ini melalui kicauan di Twitter. “Anak-anak dan remaja harus dilindungi.”

Media setempat melaporkan panti itu dapat menampung 400 anak yang terlantar. Tapi diduga kapasitas panti saat itu melebihi kemampuannya. Apalagi panti juga berfungsi sebagai penjara anak, tempat hakim mengirimkan anak-anak bermasalah dengan hukum.

Kebakaran hebat yang menimpa anak-anak juga pernah terjadi di Guatemala pada 2009. Kebakaran di panti anak-anak itu merenggut 49 nyawa.

 

Sumber: Tempo

Sumber : Bagea Awi
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Video prakirawati cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang pekan ini viral karena menjadi korban pelecehan seksual secara verbal di Twitter kini hilang. Diduga BMKG telah menghapus...

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PAN, Heri Antoni melangsungkan Reses III tahun 2020 di tiga lokasi berbeda, di Daerah Pemilihan (Dapil IV). Lokasi pertama di Kampung...

SUKABUMIUPDATE.com - Mandalika Racing Team Indonesia yang disiapkan untuk mewakili Tanah Air di ajang Moto2 tahun depan juga bakal merintis akademi pembalap untuk program pembinaan atlet balap sejak dini. "Dunia...

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Rendy Rakasiwi melaksanakan reses ketiga tahun 2020 di Desa Ciparay, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi. Dalam resesnya Rendy...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya