Menu

29 Sep 2020, 09:00 WIB

Jelang Libur Akhir Tahun, Permintaan Mobil Bekas Diperkirakan Naik

Suasana penjualan mobil bekas di WTC Mangga Dua, Jakarta, Senin 20 Mei 2019. | Sumber Foto:Tempo/Tony Hartawan

SUKABUMIUPDATE.com - Permintaan mobil bekas diproyeksikan meningkat pada akhir Oktober 2020. Hal ini didorong oleh kebutuhan konsumen yang akan menghadapi libur panjang pada akhir tahun.

Manager Senior Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih, menyatakan pasar mobil bekas akan mengalami peningkatan permintaan pada akhir Oktober atau awal November karena menjelang libur panjang.

Dia bahkan memproyeksikan kinerja penjualan mobil bekas akan meningkat hingga 90 persen mendekati situasi normal sebelum pandemi virus corona.

"Di masa seperti ini, publik akan memilih liburan akhir tahun atau pulang kampung dengan kendaraan pribadi, bukan transportasi umum. Mobil bekas menjadi pilihan," ujarnya kepada Bisnis, Senin, 28 September 2002.

Pemerintah diketahui memutuskan menggeser cuti bersama hari raya Idulfitri 1441 Hijriah ke akhir tahun 2020. Ini tertuang dalam Keputusan Presiden tentang Cuti Bersama Pegawai Aparatur Sipil Negara Tahun 2020 yang diteken Presiden Joko Widodo, Agustus 2020.

Total, ada empat hari cuti bersama Idul Fitri. Tanggal 28, 29, 30, dan 31 Desember 2O2O (Senin, Selasa, Rabu, dan Kamis) sebagai pengganti cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah. 

Herjanto menilai bahwa gejala peningkatan permintaan sudah terlihat sejak Agustus dan awal September, atau sebelum DKI Jakarta menetapkan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total pada 14 September.

"Pada Agustus dan awal September grafik penjualan naik. Apalagi, saat libur panjang di bulan Agustus kemarin sudah terlihat permintaan mobil bekas naik untuk liburan keluarga," tutur Herjanto.

Direktur Marketing OLX Indonesia Ichmeralda Rachman mengatakan bahwa pasar mobil bekas akan membaik dalam periode September sampai dengan November. Proyeksi itu sejalan dengan riset OLX yang tertuang dalam buku putih bertajuk Pasar Mobil Bekas Indonesia di Era New Normal.

"Sebagian besar permintaan penjualan mobil sebenarnya tidak hilang, tetapi tertunda. Apalagi preferensi konsumen cenderung memilih menggunakan kendaraan pribadi dibandingkan dengan transportasi umum," kata Ichmeralda.

Menurutnya, pemilihan dalam menggunakan kendaraan pribadi dibandingkan transportasi umum bertujuan mempermudah kebersihan dan kesehatan diri. Pelanggan juga cenderung memilih mobil bekas lantaran realokasi dana untuk kepentingan lain.

Data Otobarometer OLX Indonesia menunjukkan total pencari mobil bekas pada Juni 2020 naik sekitar 6 persen jika dibandingkan dengan April.

Sementara itu, dari sisi penawaran atau listing mobil bekas di OLX.co.id pada Juni juga mengalami peningkatan sekitar 35 persen dibandingkan dengan Mei 2020.

Sumber: Tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Hasil seleksi penerimaan CPNS 2019 akhirnya resmi diumumkan serentak pada, Jumat, 30 Oktober 2020. Dari kuota 254.173 orang yang dibuka sejak awal, tidak semuanya berhasil terisi. "Ada beberapa...

SUKABUMIUPDATE.com - Ayo selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan. Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan kedisiplinan mematuhi kombinasi protokol kesehatan bisa menurunkan risiko penularan Covid-19 bahkan sampai 99,99 persen. “Ternyata 3M sangat ampuh...

SUKABUMIUPDATE.com - Memasuki musim libur panjang dan cuti bersama pengujung Oktober 2020, anggota kepolisian lalu lintas Polres Sukabumi menyisir sejumlah objek wisata pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/10/2020). Dalam kesempatan...

SUKABUMIUPDATE.com - Memanaskan makanan sudah jadi kebiasaan bagi masyarakat perkotaan. Entah karena kesadaran untuk tidak membuang-buang makanan atau tidak memiliki waktu untuk memasak makanan segar.  Banyak yang mengatakan bahwa makanan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya