Menu

19 Sep 2020, 23:00 WIB

Pria Ini Tertidur di Mobil Swakemudi Tesla dalam Kecepatan 140 Km/Jam

Teknologi radar pada mobil Tesla Model S yang memiliki fitur Autopilot ditunjukkan dalam acara Tesla di Palo Alto, California, 14 Oktober 2015. | Sumber Foto:REUTERS/Beck Diefenbach

SUKABUMIUPDATE.com -  Kampanye mobil swakemudi alias autopilot sedang diuji. Seorang pria di Kanada dituntut di pengadilan karena diduga tertidur ketika menyetir mobil tesla dengan mode autopilot alias swakemudi.

Dilansir dari Tempo.co, tidak tanggung-tanggung, Tesla melesat dengan kecepatan 140 km/jam sementara pengemudi berusia 20 tahun itu pulas tertidur. Fakta ini bisa jadi memperberat hukuman pria tersebut.

Insiden ini terjadi di dekat Kota Ponoka, Provinsi Alberta, Kanada.

"Alberta RCMP menerima keluhan tentang mobil yang melaju kencang di Hwy 2 dekat #Ponoka. Mobil itu tampaknya mengemudi sendiri, berjalan lebih dari 140 km/jam dengan kedua kursi depan bersandar sepenuhnya & penumpang tampaknya tertidur."

Walhasil, sang pengemudi didakwa mengemudi secara berbahaya dan disidang di pengadilan.

Seperti dikutip Hindustan Times pada Kamis, 18 September 2020, menurut media lokal batas kecepatan di jalan itu 110 km/jam.

"Tidak ada yang melihat ke mana arah mobil itu," kata Sersan Polisi Darrin Turnbull kepada CBC Kanada.

Mobil Tesla dengan mode autopilot atau swakemudi diklaim sebagai pilihan berkendara yang aman.

CEO Tesla, Elon Musk, berulang kali menyatakan teknologi tersebut akan menghilangkan insiden akibat kesalahan manusia.

Meski demikian, diperintahkan oleh undang-undang di banyak tempat bahwa pengemudi tetap harus konsentrasi dan tangan berada di kemudi walau mengendarai mobil swakemudi.

Sebenarnya mode autopilot di mobil Tesla tidak membiarkan sepenuhnya mengemudi secara otonom. Tapi, menawarkan beberapa fitur bantuan mengemudi, seperti akselerasi otomatis dan pengereman otomatis.

Tidur sambil mengendarai mobil swakemudi tidak hanya sembrono, tetapi juga ilegal.

Sumber: Tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Memanaskan makanan sudah jadi kebiasaan bagi masyarakat perkotaan. Entah karena kesadaran untuk tidak membuang-buang makanan atau tidak memiliki waktu untuk memasak makanan segar.  Banyak yang mengatakan bahwa makanan...

SUKABUMIUPDATE.com - Pandemi Covid-19, gelombang tinggi, hingga guyuran hujan tak menyurutkan para pelancong lokal hingga luar daerah yang ingin menghabiskan waktu libur panjang dan cuti bersama di pengujung Oktober...

SUKABUMIUPDATE.com - Masa depan bek Bayern Munich David Alaba di klub juara Eropa ini masih belum jelas setelah pembicaraan kontraknya selama berbulan-bulan tak kunjung mencapai kemajuan ke arah kontrak...

SUKABUMIUPDATE.com - Netflix pada pekan ini mengumumkan telah menaikkan harga berlangganannya di Amerika Serikat, demikian diwartakan sejumlah media seperti Digital Trends dan CNBC. Melansir Suara.com, untuk paket standar, harga Netflix...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya