Menu

19 Des 2019, 18:37 WIB

Hujan dan Banjir Buruk Untuk Motor, Tips Perawatan Dari Bengkel Handal di Sukabumi

Pengecekan sistem kelistrikan oleh mekanik berpengalaman di mr montir Sukabumi | Sumber Foto:ISTIMEWA

SUKABUMIUPDATE.com – Beberapa pekan ini, intensitas hujan di Sukabumi mulai meninggi tanda mulai memasuki musim penghujan. Motoris harus punya pengetahuan soal hujan dan banjir, karena fenomena cuaca ini bisa berakibat buruk  bagi motor kesayangan.

Redaksi sukabmiupdate.com, Kamis (19/12/2019) berhasil mengorek informasi dari salah satu bengkel handal di Sukabumi, soal dampak air hujan dan banjir bagi motor. Ternyata air hujan yang mengandung asam tinggi yang tidak bagus untuk seluruh komponen kendaraan.

“Bagian motor yang berbahan logam akan cepat berkarat dan yang berbahan plastik atau lainnya akan cepat pudar dan mudah hancur. Jadi saat hujan pemilik harus rajin mencuci kendaraannya,” jelas Eman Sulaeman Business Control Regional Jawa Barat, Mr. Montir.

Jadi sangat disarankan jika pulang kerumah kehujanan apalagi hujannya super deras,motornya langsung dicuci atau dibilas air bersih. “Tentunya sama pemilik motornya juga jangan lupa mandi, nanti malah sakit kalau kebasahan lama-lama,” ucap eman sambil terkekeh.

Air hujan dengan kandungan asam tinggi akan membuat korosi seluruh komponen dan onderdil. Usia komponen motor akan lebih singkat karena cepat haus dan rusak. “Lebih baik lagi jadwal cuci di tempat steam motor yang tadinya sebulan sekali jadi seminggu. Pas kehujanan di rumah langsung dibilas, untuk memastikan air hujan tidak menempel di onderdil motor kita,” sambung Eman.

Selain mencuci motor setelah kehujanan atau melintasi jalan yang banjir, yang perlu diperhatikan selanjutnya ungkap Eman adalah mengecek sistem kelistrikan. Ini harus super teliti dan sabar, mengecek setiap bagian yang mungkin ada endapan air.

“Intinya mengeringkan seluruh komponen, khususnya sistem kelistrikan. Kabel-kabel dicek, jika ada yang terkelupas langsung bawa ke bengkel untk diganti. Jangan biarkan sistem kelistrikan korslet, yang akhirnya menggangu banyak komponen penting,seperti lampu depan, lampu rem atau lampu sain,” bebernya.

Selanjutnya rutin mengecek rantai motor. Salah satu komponen yang akan cepat haus karena terlalu sering terkena siraman air hujan atau saat melibas banjir adalah rantai motor. “Rantai motor akan cepat kering karena korosi air hujan. Setelah dicuci bersih,rantai beri pelumas, agar komponen ini memiliki tingkan fleksibel yang baik,” ujarnya.

Sama dengan rantai, kanvas rem juga akan mudah kering dan cepat rusak akibat air hujan. Sehingga sangat disarankan untuk mengecek kanvas rem terutama bagian cakram. “Cakram ini posisinya terbuka jadi lebih muda kena kotoran, yang akan mempengaruhi fungsinya. Ingat rem sangat penting, salah salah bisa ngeblong.”

Komponen lainnya yang harus rutin di cek saat musim penghujan seperti saat ini adalah tekanan ban motor. Menurut Eman, kondisi dingin karena sering melintasi jalan yang banjir membuat tekanan ban cepat berkurang. Ini mempengaruhi performa dari ban bahkan bisa berbahaya, usahakan tekanan ban selalu diperiksa, harus selalu dalam kondisi ideal.

Untuk merawat motor dari ancaman hujan dan banjir ada baiknya datang langsung ke bengkel yang memiliki kualitas Handal. Salah satunya, bengkel motor Mr Montir di Jalan Pemuda Nomor 20, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. 

Atau follow official Instagram @mr.montir_sukabumi20 untuk mendapatkan beberapa tips perawatan motor. “Tak hanya melayani servis saja, Mr. Montir pun melayani ganti suka cadang atau spare part. Suku cadang yang dibutuhkan kosumen tersedia di Mr. Montir. Sekarang kita juga menyediakan cuci steam salju motor cukup dengan ceban saja, Rp 10 ribu,” pungkas Eman.

 

Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pandemi corona melanda berbagai negara di belahan dunia. Dilansir dari tempo.co, hingga saat ini belum ada vaksin ataupun obat yang terbukti efektif dalam mengobati penyakit tersebut. Penyakit...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang sopir taksi online bernama Juna Lismi nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena tak sanggup membayar cicilan kendaraannya. Dilansir dari tempo.co, menurut keterangan orang terdekatnya, korban...

SUKABUMIUPDATE.com - Dalam menghadapi pandemi virus corona alias Covid-19, orang tua atau orang dewasa di sekitar anak harus memastikan anak-anak tetap terlindungi. Dilansir dari tempo.co, anak-anak rentan mengalami perlakuan...

SUKABUMIUPDATE.com - Imbauan isolasi diri atau jaga jarak fisik dikeluarkan pemerintah di masa pandemi virus corona ini. Dilansir dari tempo.co, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan,...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya