Menu

12 Des 2019, 07:00 WIB

Penjualan Mobil Global Diprediksi Turun, Bagaimana di Indonesia?

Deretan mobil yang akan diekspor Toyota di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (8/3). | Sumber Foto:[Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi].

SUKABUMIUPDATE.com - Penjualan mobil penumpang global diprediksi akan mengalami penurunan sebanyak 3,1 juta unit atau turun 4 persen, demikian prediksi tim ekonomi Fitch Ratings berdasarkan data International Organisation of Motor Vehicle Manufacturers.

Pada 2019, penjualan mobil di dunia diperkirakan merosot ke sekitar 77,5 juta unit. Sementara tahun sebelumnya, penjualan mobil penumpang secara global tercatat sebanyak 80,6 juta unit, turun dari 81,8 juta unit pada 2017.

China sebagai pasar mobil terbesar dunia juga mengalami penurunan penjualan yang cukup tajam. Negeri Tirai Bambu mengalami penurunan 11 persen pada periode Januari-Oktober 2019 dibanding periode yang sama tahun lalu.

Menyusutnya pasar mobil China mendorong penurunan penjualan mobil baru secara global. Selain itu, Amerika Serikat disebut juga mengalami hal serupa.

Di negeri Paman Sam, General Motors, Ford dan Honda sudah melakukan pengurangan produksi karena permintaan pasar yang melemah. Sedangkan negara lain yang diperkirakan mengalami penurunan adalah Brasil, Rusia, Eropa Barat, dan India.

Di Indonesia sendiri, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) telah merevisi target penjualan mobil hingga akhir 2019 menjadi 1 juta unit. Pada awal tahun ini, asosiasi para pelaku industri roda empat dalam negeri itu pernah menyebut optimistis targetnya 1,1 juta unit.

Ketua 1 Gaikindo, Jongkie D Sugiharto mengatakan, pihaknya pesimistis target sebelumnya tercapai, sebab penjualan Januari-Agustus terpantau melambat. Catatan penjualan nasional hingga Agustus hanya 660.286 unit, sementara periode sama tahun lalu tembus 763.444 unit.

"Bulan lalu sudah dikoreksi menjadi 1 juta unit untuk tahun ini," kata Jongkie, beberapa waktu lalu.

Menurut Jongkie, revisi target ini bukan dampak situasi politik dalam negeri. Dia menyebut koreksi itu berkaitan dengan perubahan prediksi Gaikindo usai mencermati hasil penjualan selama delapan bulan.

Sumber: Suara.com

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pembaruan Mei 2020 dikatakan menyebabkan masalah dengan Windows Defender, komponen anti-malware dari Microsoft Windows. Melansir Suara.com, bug ini menyebabkannya menandai aplikasi yang berpotensi cerdik yang telah dihapus. Windows 10...

SUKABUMIUPDATE.com - Dua orang wisatawan terseret ombak di Pantai Kapitol, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Minggu (5/7/2020). Satu orang berhasil selamat, sementara satu orang lagi hilang digulung ombak. Informasi...

SUKABUMIUPDATE.com - Masih ingat dengan Feby Ayu Arianti? Ya, dia adalah perempuan belia berparas cantik penjaga warung asal Kampung Bojongjengkol RT 15/04 Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi...

SUKABUMIUPDATE.com - Terkadang karena kecerobohan, kamu sering kehilangan HP. Kalau sudah begini, dengan menggunakan email, berikut cara lacak HP yang hilang dengan mudah dan cepat. Melansir Suara.com, dari Kehilangan HP...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya