Menu

06 Des 2019, 13:45 WIB

Kapan Rantai dan Gear Motor Harus Diganti? Simak Tips Mr Montir Sukabumi

Mekanik Mr Montir Sukabumi cek kekecangan rantai dan kondisi gear motor konsumen | Sumber Foto:ISTIMEWA

SUKABUMIUPDATE.com – Rantai dan Gear motor (non matic) adalah bagian komponen yang “ditakdirkan” sebagai pekerja keras. Keduanya berfungsi meneruskan putaran tenaga dari mesin, transmisi ke roda belakang, jadi usia kelayakan kedua komponen ini terbilang cepat dan harus dipantau terus menurus.

Lalu kapan saat atau kondisi yang tepat untuk mengganti gear dan rantai motor? 

“Tidak ada patokan waktu atau jarak tempuh untuk melihat kapan rantai dan gear motor kita harus diganti. Ada panduan dibuku namun akan lebih tepat dilakukan cek fisik,” ujar Herlan Adi Darmawan kepala mekanik Mr Montir Sukabumi membuka obrolan dengan redaksi sukabumiupdate.com, Jumat (6/12/2019).

Cek fisik dibutuhkan karena usia layak pakai rantai dan gear motor dipengaruhi banyak hal. “Medan jalan yang sering dilalui, perawatan yang dilakukan pemilik motor, dan kualitas dan bahan baku dua komponennya itu sendiri karena saat ini banyak pilihan yang murah, sedang atau mahal,” sambung pria yang biasa disapa kang Herlan ini lebih jauh.

Ia kemudian beberapa tips pengecekan fisik pada rantai dan gear motor. "Paling mudah itu pegang rantainya kendur apa masih kenceng. Kalau sudah kendur dan setelannya sudah mentok atau tidak bisa ditarik untuk kencang lagi dipastikan rantai minta diganti. Jangan dipotong, karena itu tanda-tanda material rantai sudah haus, jika dipaksakan dipotong agar kencang malah bahaya, bisa putus ditengah jalan,” ungkap Herlan.

Untuk gear jelas Herlan, pengecekannya juga dengan cara disentuh atau dipegang. Cukup sentuh mata gearnya, kalau sudah lancip apalagi tajam artinya gear motor harus cepat diganti.

“Intinya jangan sampai rantai dan gear haus masih dipaksakan karena kalau putus ditengah jalan atau rontok. Sebaiknya kalau sudah terlihat ciri-ciri tersebut segera gas tipis-tipis ke bengkel,” tegasnya.

Berikut adalah empat ciri rantai dan gear motor wajib diganti dari Mr Montir Sukabumi. 

1. Rantai Nyaris Sentuh Lengan Ayun

Rantai renggang selain bisa dicek dengan cara dipegang juga mudah dilihat. Patokannya bagian bawah rantai posisinya sudah hampir menyentuh lengan ayun. Akibatnya rantai dan gear motor mulai tidak presisi untuk meneruskan tenaga dari mesin ke roda belakang.

Di setiap lengan ayun motor ada ukuran pengencangan rantai, biasanya ada empat guratan garis lurus di ujung lengan ayun. Jika posisi penahan sudah pada garis paling ujung berarti rantai dan gear harus diganti.

2. Rantai Disetel Tapi Kendur Lagi

Biasanya tidak lama setelah disetel rantai akan kendur lagi. Walaupun dipotong ruas rantai tidak akan memberikan manfaat lama, karena mata rantai sudah merenggang, tanda material haus dan minta diganti.

3. Motor Lanjutnya Tersendat

Kendarai motor dengan perlahan, jika gear dan rantai harus diganti laju motor akan tersendat, terguncang dan tidak stabil. Hal ini terjadi karena putaran rantai mengendor mengencang tidak stabil, sehingga mempengaruhi putaran roda.

Biasanya terjadi akibat penghubung mata rantai sudah mengeras haus karena pemakaian. Gear motor yang sudah lancip karena terkikis, juga menimbulkan getaran tidak nyaman saat motor dikendarai pelan pada mesin putaran rendah.

4. Berisik

Ini termasuk langkah muda untuk mendeteksi gear dan rantai motor minta diganti, yaitu dari suara gesekan yang ditimbulkan. Suara sangat kasar dan bikin tidak nyaman ditelinga. 

Mr Montir Sukabumi juga memberikan tips perawatan untuk memperpanjang umur rantai dan gear motor anda. Rantai dan gear yang sering diberi pelumas atau cairan khusus akan memperpanjang umur kedua komponen tersebut. 

Tapi jika perawatan sudah maksimal dan rantai tetap saja renggang dan tidak presisi, itu tanda-tanda harus cepat diganti. Mr Montir menyarankan ganti kedua komponen ini secara bersamaan, walapun faktanya rantai kendur namun gear masih belum terlalu lancip.

“Kenapa harus ganti keduanya karena kerusakan salah satu akan mempercepat kerusakan komponen lainnya. Misal rantai baru tapi gear lama, maka dipastikan usia rantai baru ini tidak akan maksimal, beitu juga sebaliknya,” lanjut Kepala Mekanik bengkel kekinian di Sukabumi Mr Montir, Herlan Adi Darmawan mengakhiri obrolannya soal mendeteksi gear dan rantai motor yang tepat.

Untuk pergantian rantai dan gear motor ada baiknya menggunakan jasa mekanik handal dan memiliki jaminan kinerja berkualitas. Datang saja ke bengkel motor Mr Montir di Jalan Pemuda Nomor 20, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. 

Atau follow official Instagram @mr.montir_sukabumi20 untuk mendapatkan beberapa tips perawatan motor. “Tak hanya melayani servis saja, Mr. Montir pun melayani ganti suka cadang atau spare part. Suku cadang yang dibutuhkan kosumen tersedia di Mr. Montir,” pungkas Herlan.

 

 

Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Tidur dengan rambut basah disebut bisa menyebabkan masalah, misalnya jamur di kepala. Lalu, bagaimana bila terpaksa tidur dengan rambut yang masih basah, misalnya habis keramas setelah bepergian? Jika...

SUKABUMIUPDATE.com - Media sosial tengah ramai dengan isu kalung yang diklaim sebagai antivirus, termasuk virus corona. Sebelumnya, Kementerian Pertanian menyatakan bakal menggandeng PT Eagle Indo Pharma untuk pengembangan dan...

SUKABUMIUPDATE.com - Valtteri Bottas secara sempurna mentransformasikan pole position di GP Austria yang penuh drama menjadi kemenangan pertamanya di F1 musim ini. Mengutip Suara.com, Bottas mendominasi balapan sepanjang 71 lap...

SUKABUMIUPDATE.com - Beberapa negara telah menerapkan new normal atau pembebasan aturan pembatasan sosial, mekipun pandemi virus corona Covid-19 belum usai. Melansir Suara.com, semua orang pun tetap disarankan menjalani protokol kesehatan,...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya