Menu

06 Apr 2019, 06:20 WIB

Peredam Mobil Seperti Apa yang Cocok untuk Harian?

Pengunjung melihat interior mobil New Mazda 2 saat peluncuran di Jakarta, (15/6). Mazda 2 sudah mencatat penjualan wholesale sebanyak 1.642 unit. Angka ini masih di luar penjualan model sedan yang tercatat sebanyak 72 unit selama 5 bulan 2012. | Sumber Foto:TEMPO/Eko Siswono Toyudho.

SUKABUMIUPDATE.com -  Peredam mobil menjadi salah satu bagian penting dalam mobil yang dapat menjaga kenyamanan berkendara. Lantas peredam seperti apa yang cocok untuk mobil harian?

Dijelaskan Andreas Tjahjadi, Business Development Director PT Audio Plus Indonesia, untuk mobil yang digunakan harian tergantung permintaan dari konsumen. Permintaan tersebut terkait posisi pemasangan peredam.

"Untuk harian tergantung konsumen, tergantung jenis mobilnya," ujarnya kepada wartawan, di Jakarta, Kamis 4 April 2019.

Jika konsumen terganggu dengan suara berisik dari kendaraan lain, peredam biasanya dipasang di bagian pintu. Sedangkan jika berisik dari bawah seperti bunyi cipratan kerikil, yang dipasang peredam bagian lantainya.

"Jadi kalau mereka bilang noise dari luar yang harus kita redam pintunya, seperti suara kendaraan yang berisik, itu pintunya" kata Andreas.

"Tapi kalau suara ban saat mobil melaju, yang diredam lantainya," tambahnya.

Sedangkan jika konsumen mengeluh karena tidak nyaman saat berbincang di mobil karena terhalang suara hujan, peredam biasanya dipasang di bagian plafon.

"Kalau dipasang di plafon bisa meredam panas juga," tutur Andreas.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melaporkan penambahan pasien baru Covid-19 hari ini, Rabu, 3 Juni 2020, mencapai 684 orang. "Sehingga total menjadi 28.233 kasus," kata...

SUKABUMIUPDATE.com - Setidaknya 127 wartawan di 31 negara di dunia meninggal setelah terinfeksi virus corona dalam tiga bulan terakhir. Lembaga nirlaba yang bermarkas di Jenewa, Swiss, Press Emblem Campaign...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut insentif bagi tenaga medis di tengah pandemi Covid-19 baru cair Rp 10,45 miliar dari total Rp 5,6 triliun. Dia menjelaskan dana Rp 10,45...

SUKABUMIUPDATE.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah menerbitkan peraturan gubernur (Pergub) penerapan PSBB proporsional sebagai persiapan menuju normal baru atau adaptasi kebiasaan baru (AKB) di seluruh kabupaten/kota Jawa...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya