Menu

Kamis, 07 Pebruari 2019, 10:12 WIB

Spion Motor Bertangkai Pendek Berbahaya, Ini Penjelasannya

Ducati Supersport yang menjalani penarikan akibat kaca spion bergetar hebat. | Sumber Foto:motorcycle.com.

SUKABUMIUPDATE.com - Sebagian pengendara sepeda motor menganggap kaca spion motor orisinal dengan tangkai bawaan pabrik kurang modis dan tidak mengikuti tren terkini. Kaca spion bawaan pabrikan sering dianggap terlalu lebar dan besar, sehingga kurang nyaman saat bermanuver di tengah kemacetan lalu lintas. Biker kemudian menggantinya dengan model kecil dan tangkai pendek sehingga dianggap lebih lihai saat selap-selip.

Namun ternyata mengganti kaca spion motor bawaan pabrikan tidak direkomendasikan. Seperti dikutip dari laman Suzuki.co.id, mengganti kaca spion standar dengan spion variasi berisiko mengurangi atau menghilangkan sama sekali fungsi kaca spion itu sendiri.

Kaca spion bawaan pabrikan sudah dirancang sesuai dengan spesifikasi motornya. Posisi riding tiap motor tidak sama. Ada yang duduk tegak, ada juga yang dengan posisi badan sedikit menunduk. Lebar setang tiap motor juga tidak sama. Karena itulah derajat kemiringan kaca spion sudah dirancang supaya tidak sulit dilihat oleh pengendaranya.

Spion motor yang memiliki lebar 15 cm kemudian diganti dengan kaca spion yang lebarnya hanya 10 cm, maka bisa dipastikan kondisi jalan di posisi belakang pengendara akan sulit atau bahkan tidak terlihat sama sekali. Cuma tangan pengendara saja yang mungkin tertangkap oleh pantulan kaca spion.

Di sisi lain, spion motor bawaan pabrik bisa sangat berguna ketika dipakai untuk selap-selip di kemacetan lalu lintas. Alasannya, desain kaca spion standar pabrikan mayoritas lebih lebar dari setang motor. Ketika berkendara di tengah dua mobil yang berjalan pelan, pengendara bisa lebih pasti memperkirakan bisa atau tidaknya setang melalui kaca spion tersebut.

Kaca spion motor sudah menjadi salah satu unsur keamanan yang penting. Karena naik motor itu sudah pasti punya risiko jauh lebih besar jika dibandingkan dengan mengendarai mobil. Supaya aman di jalan salah satu caranya adalah dengan tetap rajin memantau kondisi lalu lintas di belakang lewat dua kaca spion.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kustom sepeda motor menggunakan mesin motor sepertinya sudah biasa. Tapi kali ini ada yang tak biasa, yakni menggunakan mesin mobil Toyota Kijang  tahun 1978 dengan tipe mesin 3K berkapasitas 1300...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah video viral memperlihatkan seorang pengemudi motor mengamuk dan merusak kendaraannya setelah kena tilang. Pengemudi motor itu diberhentikan satuan tugas (satgas) anti lawan arus Polres Tangerang Selatan di depan Pasar Modern BSD,...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya