Menu

18 Okt 2020, 05:00 WIB

Awas, Pasien Sembuh Covid-19 Masih Mungkin Membawa Virus

Ilustrasi Virus Corona atau Covid-19. | Sumber Foto:REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo

SUKABUMIUPDATE.com - Ilmuwan di Cina mengungkapkan pasien Covid-19 yang dinyatakan pulih masih dapat membawa virus corona dalam volume tinggi. Profesor di Universitas Peking, Zhang Yuanhang, yang memimpin penelitian dan telah diterbitkan dalam Journal of Aerosol Science mengatakan pasien Covid-19 tersebut dites berulang kali negatif dengan usap tenggorokan, gambaran paru-paru kembali normal, dan gejala seperti demam telah hilang.

Akan tetapi, setiap menit beberapa dari mereka masih bisa mengembuskan ribuan partikel Sars-CoV-2. Sembilan pasien yang memenuhi persyaratan ini di kota Wuhan mengambil bagian dalam penelitian Zhang. Mereka diminta bernapas ke dalam selang selama lima menit.

Kondensat napas dari dua pasien, satu berusia 71 tahun dan yang lain 81 tahun, dinyatakan positif dengan satu orang menghasilkan sekitar 7.350 eksemplar virus corona baru per menit dan yang lain 7.770 eksemplar. Menurut penelitian tersebut, jumlah ini sekitar 10 persen yang dihasilkan oleh beberapa pasien selama puncak penyakit, tetapi tetap saja jumlahnya sangat tinggi.

Masih belum jelas apakah strain virus yang diembuskan itu menular atau tidak. Salah satu kemungkinannya adalah tes PCR, hanya mendeteksi gen virus yang terfragmentasi daripada virus lengkap.

Studi tersebut dilakukan selama wabah intensif di Cina dan para peneliti mengatakan mereka tidak menguji apakah virus dapat menginfeksi dan bereplikasi di sel manusia karena keterbatasan sumber daya. Seorang ahli epidemiologi pemerintah di Shanghai mengatakan gen virus corona, dalam asam ribonukleat beruntai tunggal, sangat tidak stabil.

"Fragmen RNA terdegradasi dengan cepat sehingga kemungkinan partikel lengkap virus ini bisa tinggi," kata peneliti yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut.

Satu studi sebelumnya tentang virus corona yang dikumpulkan dari udara rumah sakit menunjukkan lebih dari 60 persen partikel virus tetap menular. Tapi, pasien bisa bernapas lebih keras ke dalam tabung daripada biasanya. Jadi, seberapa serius risikonya masih agak tidak pasti," kata seorang ilmuwan.

Tim Zhang juga mengumpulkan sampel dari lingkungan di bangsal rumah sakit yang menampung pasien yang pulih. Mereka menggunakan robot untuk mengumpulkan sampel udara di berbagai ruangan dan tempat umum.

Dalam sampel positif, jumlah virus bervariasi dari 9 hingga 219 per meter kubik udara, dan hanya 3 persen sampel yang dikumpulkan dari permukaan lingkungan berujung hasil positif.

"Temuan ini menyiratkan bahwa kontak permukaan langsung, bahkan di daerah berisiko tinggi, mungkin tidak mewakili jalur utama penularan,” kata mereka.

Para peneliti mengatakan mereka yakin virus masuk dari paru-paru pasien yang sembuh. Temuan ini mengkonfirmasi penelitian sebelumnya oleh para peneliti di kota barat daya Chongqing, yang menemukan untaian virus utuh dari dalam paru-paru wanita yang telah pulih dari Covid-19 dan kemudian meninggal.

Di beberapa kota di Cina, otoritas kesehatan memiliki persyaratan tambahan untuk keluar dari rumah sakit, menurut dokter yang bekerja di rumah sakit tersebut. Seorang dokter di Beijing berkata di rumah sakitnya pasien tidak diizinkan pulang sampai tes kotoran mereka dinyatakan negatif Covid-19.

Sumber: Tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan akan melakukan pemeriksaan kelengkapan data dari peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat atau JKN-KIS. Pada Minggu 1 November 2020, peserta...

SUKABUMIUPDATE.com - Hasil seleksi penerimaan CPNS 2019 akhirnya resmi diumumkan serentak pada, Jumat, 30 Oktober 2020. Dari kuota 254.173 orang yang dibuka sejak awal, tidak semuanya berhasil terisi. "Ada beberapa...

SUKABUMIUPDATE.com - Ayo selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan. Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan kedisiplinan mematuhi kombinasi protokol kesehatan bisa menurunkan risiko penularan Covid-19 bahkan sampai 99,99 persen. “Ternyata 3M sangat ampuh...

SUKABUMIUPDATE.com - Memasuki musim libur panjang dan cuti bersama pengujung Oktober 2020, anggota kepolisian lalu lintas Polres Sukabumi menyisir sejumlah objek wisata pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/10/2020). Dalam kesempatan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya