Menu

20 Sep 2020, 09:00 WIB

Dokter Paru Bicara Airborne Covid-19: Bisa Sampai 60 Meter

Sejumlah pengunjung berangkulan dan menyanyi di Leicester Square saat akhir pekan sebelum berlakunya pengetatan jarak sosial di London, Inggris, 12 September 2020. | Sumber Foto:REUTERS/Simon Dawson

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Agus Dwi Santoso, mengingatkan kembali tiga mekanisme penularan Covid-19. Satu di antaranya adalah penularan lewat udara atau airborne yang disebutnya dapat terjadi dalam radius hingga 60 meter.

"Paling banyak (airborne) adalah di lingkungan rumah sakit, yaitu pada tindakan-tindakan prosedur yang menimbulkan aerosol atau suatu microdroplet," ujar Agus dalam konferensi pers bersama Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Graha BNPB di Jakarta, Jumat 18 September 2020.

Selain di lingkungan rumah sakit, dia menjelaskan, penularan Covid-19 melalui udara juga dapat terjadi di tengah populasi, terutama pada area-area tertutup yang tidak memiliki ventilasi baik. Ia mencontohkan ruang perkantoran, restoran, atau ruang-ruang pertemuan kecil.

"Itu memiliki potensi apabila ruangan itu tertutup, tidak ada ventilasi yang baik, kemudian kerumunannya padat," kata dia sambil menambahkan, "Sehingga potensial terjadi penyebaran lewat udara, itu dimungkinkan dan beberapa laporan kasus itu sudah ada.

Selain mekanisme airborne, mekanisme penularan infeksi SARS-CoV-2, virus corona penyebab Covid-19, lainnya adalah secara langsung dan tidak langsung. Penularan secara langsung adalah melalui droplet atau percikan-percikan halus dari mulut atau saluran pernapasan seseorang dalam jarak 1-2 meter.

Sedang mekanisme penularan tidak langsung adalah melalui tangan yang terkontaminasi setelah menyentuh benda-benda yang telah terkontaminasi oleh virus corona tersebut. "Bisa dengan meja, pegangan pintu atau barang-barang lain," katanya.

Sumber: Tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan akan melakukan pemeriksaan kelengkapan data dari peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat atau JKN-KIS. Pada Minggu 1 November 2020, peserta...

SUKABUMIUPDATE.com - Hasil seleksi penerimaan CPNS 2019 akhirnya resmi diumumkan serentak pada, Jumat, 30 Oktober 2020. Dari kuota 254.173 orang yang dibuka sejak awal, tidak semuanya berhasil terisi. "Ada beberapa...

SUKABUMIUPDATE.com - Ayo selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan. Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan kedisiplinan mematuhi kombinasi protokol kesehatan bisa menurunkan risiko penularan Covid-19 bahkan sampai 99,99 persen. “Ternyata 3M sangat ampuh...

SUKABUMIUPDATE.com - Memasuki musim libur panjang dan cuti bersama pengujung Oktober 2020, anggota kepolisian lalu lintas Polres Sukabumi menyisir sejumlah objek wisata pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/10/2020). Dalam kesempatan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya