Menu

31 Jul 2020, 11:46 WIB

Sukabumi Dingin! Suhu Capai 15 Derajat Celcius, Ini Penjelasan BMKG

kondisi kelembapan udara sebagai bahan pembentukan awan, dimana wilayah yang berwarna coklat menunjukkan kondisi kering dan berwarna biru menunjukkan kondisi basah. Produk ini digunakan untuk mengamati pergerakan massa udara kering dari benua Australia pa | Sumber Foto:BMKG

SUKABUMIUPDATE.com – Warga Sukabumi sejak beberapa hari terakhir merasakan suhu dingin yang melanda khususnya malam hari. Bahkan saat malam takbiran Idul Adha, suhu di Kota Sukabumi terdeteksi dari aplikasi cuaca di handphone pintar milikwarga mencapai 15 derajat celcius.

“Malem sampai tadi pagi dingin banget. Pas sholat ied juga masih terasa dinginnya. Bahkan sampai siang ini terik matahari tapi tetap terasa dingin,” jelas Anne Sandra Dewi warga Ciaul Pasir Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Jumat (31/7/2020) kepada sukabumiupdate.com.

Kepala Sub Bidang Peringatan Dini Cuaca BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika), Agie Wandala menjelaskan, periode Juni hingga Agustus 2020, secara alamiah terjadi gerak semu matahari. Akibatnya, di wilayah selatan Indonesia atau Australia memasuki musim dingin sedangkan di utara panas.

Dampaknya, Pulau Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara akan mengalami fenomena intrusi udara kering. “Ketika udara kering yang bersifat dingin dari wilayah selatan itu sampai ke wilayah Indonesia, secara umum ke Pulau Jawa, akan timbul suhu dingin,” jelas Agie dalam rilis BMKG.

BACA JUGA: Penjelasan BMKG Soal Udara Dingin yang Buat Warga Sukabumi Menggigil

"Ketika bertemu dengan daratan, pada menjelang pagi suhu menurun. Karenanya di selatan Jawa terjadi suhu lebih rendah dari biasanya. Ini hal yang wajar," sambung Agie.

Kendati merupakan fenomena wajar, ia mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, dan mempersiapkan kebutuhan untuk suhu dingin.

Dari catatan redaksi, tahun lalu (2019) suhu dingin juga melanda Sukabumi. Suhu malam hari di Kota Sukabumi yang mencapai 15 derajat celcius terjadi pada awal Agusus 2019. Mirip dengan tahun 2020 ini, suhu dingin tahun lalu juga disebabkan adanya perbedaan kondisi cuaca, Australia mulai mulai memasuki puncak musim dingin, yang mempengaruhi suhu di wilayah Selatan Indonesia.

 

Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019 Susi Pudjiastuti membuka lowongan pekerjaan untuk para pemuda Indonesia lulusan baru atau fresh graduate. Dilansir dari Suara.com, kabar tersebut ia unggah...

SUKABUMIUPDATE.com - Selain mengatur pola makan, olahraga yang cukup juga penting untuk meningkatkan imunitas di masa pandemi Covid-19. Olahraga sebaiknya dilakukan setiap hari, setidaknya 30 hingga 40 menit.  Dokter kecantikan...

SUKABUMIUPDATE.com - Banyak cara dilakukan untuk mengungkap kepribadian, mulai dari horoskop, MBTI, hingga tes dengan gambar. Tapi bagaimana dengan posisi tidur? Hal yang paling tidak banyak diketahui bahwa posisi tidur...

SUKABUMIUDPATE.com - Hasil survei konsumen Google memperlihatkan bahwa waktu tonton atau watch time konten otomotif di YouTube, khususnya video bertema Auto Show, meningkat selama pandemi. "Ini data yang baru kita...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya