Menu

04 Peb 2020, 06:00 WIB

Kaspersky Temukan Penjahat Siber Pakai Dokumen Virus Corona

Ilustrasi hacker. | Sumber Foto:e-propethic.com

SUKABUMIUPDATE.com - Teknologi deteksi dari perusahaan keamanan siber Kaspersky telah menemukan file berbahaya menyamar sebagai dokumen yang terkait dengan virus corona, kini menjadi puncak berita utama media karena merenggut ratusan nyawa. Melansir dari tempo.co, file berbahaya yang ditemukan menyamar dengan kedok file pdf, mp4, docx tentang virus corona.

Analis Malware Kaspersky Anton Ivanov menuturkan, virus corona, yang sedang dibahas secara luas sebagai berita utama, telah digunakan sebagai umpan oleh para pelaku kejahatan siber. "Sejauh ini kami hanya melihat sejumlah 10 file unik, tapi karena aktivitas yang kerap terjadi dengan topik populer di media, maka kami memperkirakan kecenderungan ini akan bertambah," ujarnya dalam keterangan tertulis, 3 Februari 2020.

Nama-nama file menyiratkan bahwa mereka berisi instruksi video tentang cara melindungi diri dari virus, info terkini seputar ancamannya, bahkan prosedur deteksi virus, yang sebenarnya palsu. File-file itu berisi berbagai ancaman dari Trojan ke worm yang mampu menghancurkan, memblokir, memodifikasi atau menyalin data, serta mengganggu pengoperasian komputer atau jaringan komputer.

Kaspersky mendeteksi file terkait virus corona dengan nama-nama yaitu: Worm.VBS.Dinihou.r, Worm.Python.Agent.c, UDS:DangerousObject.Multi.Generic, Trojan.WinLNK.Agent.gg, Trojan.WinLNK.Agent.ew, HEUR:Trojan.WinLNK.Agent.gen, dan HEUR:Trojan.PDF.Badur.b.

"Ketika masyarakat masih memiliki kekhawatiran akan kesehatan mereka, kita mungkin melihat semakin banyak malware yang tersembunyi di dalam dokumen palsu tentang penyebaran virus corona," tutur Anton Ivanov.

Untuk menghindari menjadi korban program berbahaya yang menyamar sebagai konten eksklusif, Kaspersky merekomendasikan beberapa langkah. Pertama, selalu menghindari tautan mencurigakan, yang menjanjikan konten eksklusif. Rujuklah ke sumber resmi untuk memperoleh informasi yang sah dan dapat dipercaya.

Kedua, lihatlah ekstensi file yang diunduh. Dokumen dan file video seharusnya tidak dibuat dalam format .exe atau .lnk. Dan ketiga, gunakan solusi keamanan yang andal, seperti Kaspersky Security Cloud, untuk perlindungan komprehensif dari berbagai ancaman.

 

Sumber : tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

oleh: Indra Gunawan - PGSD Penjas, FPOK, UPI(@indragoen_ , indragunawan161198@gmail.com-netizen)Beberapa bulan kebelakang ini, telah terjadi persoalan yang sangat menggegerkan dunia, jutaan orang sudah terpapar dan dinyatakan positif terkena dampaknya....

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat memutuskan tidak memperpanjang penerapan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB proporsional yang berakhir pada 2 Juli, dan memilih memasuki fase pra adaptasi...

SUKABUMIUPDATE.com - Pencurian sepeda gunung (MTB/Montain Bike) di Perumahan Babakan Damai, Cisaat Kabupaten Sukabumi terekam kamera pengintai CCTV. Pelaku diduga melancarkan aksinya Rabu Subuh kemarin, menyusuri halaman rumah dan...

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Lina Ruslinawati memulai rangkaian reses III di tahun 2020, dengan melakukan kunjungan ke desa-desa di wilayah Kabupaten Sukabumi. Kunjungan pertama Kamis (2/7/2020)...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya