Menu

01 Nov 2019, 22:30 WIB

Perusahaan Siber Israel Gunakan Nomor Indonesia untuk Retas WhatsApp

WhatsApp di iPhone. | Sumber Foto:Shutterstock

SUKABUMIUPDATE.com -  Perusahaan siber Israel, NSO Group, menggunakan nomor telepon Indonesia untuk meretas WhatsApp di sekitar 20 negara, demikian diwartakan BBC, Kamis (31/10/2019).

NSO dituding telah meretas ratusan pengguna WhatsApp, khususnya aktivis hak asasi manusia (HAM) dan wartawan di 20 negara. NSO membuat akun WhatsApp menggunakan nomor telepon dari beberapa negara, termasuk Indonesia, Brazil, Israel, Swedia, Siprus, dan Belanda.

Akun-akun itu dibuat sekitar Januari 2018 sampai Mei 2019. NSO mulai meretas target-targetnya sejak April hingga Mei kemarin dengan cara menelepon mereka via WhatsApp.

NSO Group sendiri telah membantah melakukan peretasan itu.

Facebook, perusahaan induk WhatsApp, telah menggugat NSO di sebuah pengadilan di Northern California, Amerika Serikat pada pekan ini.

Dalam dokumen gugatan disebutkan bahwa NSO memanfaatkan sebuah celah keamanan dalam WhatsApp untuk memasang peranti lunak penyadap di dalam ponsel target.

Pegasus, nama peranti lunak buatan NSO Group itu, bisa mencuri data-data penting dari ponsel termasuk di antaranya aktivitas komunikasi serta lokasi target.

Berbeda dari peranti mata-mata atau malware lain yang biasanya disamarkan di dalam tautan atau link dan aktif ketika tautan itu diklik, Pegasus bisa langsung terinstall di dalam ponsel target.

Sejauh ini belum diketahui dan belum tersedia data yang mengatakan bahwa ada korban peretasan di Indonesia.

WhatsApp sendiri mengatakan ada korban peretasan NSO Group di India. Di negara itu yang disasar antara lain para wartawan dan aktivis HAM.

Sumber: Suara.com

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Sebagian relawan uji klinis vaksin Covid-19 mengaku tetap sehat pasca suntikan pertama yang diterima pada Selasa 11 Agustus 2020. Hari itu sekaligus hari pertama pelaksanaan uji klinis...

SUKABUMIUPDATE.com - Forum Nasabah Korban Jiwasraya Saving Plan menyebutkan tak sedikit nasabah sakit dan akhirnya meninggal tanpa tahu kepastian pengembalian uang yang  telah disetor ke PT Asuransi Jiwasraya (Persero). "Sekitar...

SUKABUMIUPDATE.com - Beredar di Facebook foto Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sudah rampung mengusung pasangan Marwan - Iyos di Pilkada Kabupaten Sukabumi. Foto tersebut memperlihatkan sejumlah pengurus dan kader...

SUKABUMIUPDATE.com - Media sosial Twitter meluncurkan pengaturan percakapan untuk semua pengguna perangkat dengan sistem operasi iOS, Android, termasuk twitter.com. Dengan pengaturan ini, pengguna bisa menghindari balasan yang tidak diinginkan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya