Menu

18 Okt 2019, 12:18 WIB

Nelayan Sukabumi Digulung Ombak Ujung Genteng, BMKG: Ada Ancaman Gelombang Tinggi

Polisi mengecek tubing yang digunakan korban saat dihempas ombak di pantai Ujung Genteng | Sumber Foto:RAGIL GILANG

SUKABUMIUPDATE.com – Parno (59 tahun), nelayan warga Kampung Simpang RT 003/009 Desa Cikangkung Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi, Kamis pagi kemarin tewas digulung ombak saat mencari ikan di pesisir Pantai Ujung Genteng. Ombak besar tiba-tiba membanting Parno yang tengah sibuk mengangkat jaring dengan bantuan ban dalam (tubing). 

Parno diduga terbelit jaring sehingga tak mampu berenang saat diterjang ombak dengan ketinggian lebih dari dua meter tersebut. Ia ditemukan sudah tak bernyawa skeitar lima belas menit kemudian oleh kedua rekannya, sesama nelayan.

BACA JUGA: Dihempas Ombak Tergulung Jaring, Nelayan Ujung Genteng Sukabumi Tewas Tenggelam

Soal ancaman ombak besar di pesisir Pantai Selatan Sukabumi termasuk Ujung Genteng masih diberlakukan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Hari ini, Jumat (18/10/2019)  BMKG merilis peringatan dini gelombang tinggi dua hingga empat meter di samudra hindia dari perairan P.Enggano, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan selatan Jawa hingga NTB, Samudra Hindia barat Mentawai hingga selatan NTB.

Peringatan angin kencang diperkirakan terjadi di dari selat sunda hingga selatan Banten hingga perbatasan Sukabumi. BMKG memberikan peringatan untuk kegiatan pelayaran dan menangkap ikan terutama dengan kapal-kapal kecil.

 

Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Peristiwa pembacokkan yang dilakukan Mukidi (25) terhadap istrinya sendiri Maryati (21) cukup menghebohkan Warga Desa Arahan, Kecamatan Arahan, Kabupaten Cirebon. Dilansir dari suara.com, sejumlah tetangga korban masih tidak...

SUKABUMIUPDATE.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani resmi mengumumkan susunan kepengurusan baru DPP Partai Gerindra periode 2020-2025 setelah partai ini menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) pada Agustus...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Tim Mitigasi PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Adib Khumaidi mengungkapkan bahwa ada beberapa daerah yang menekan pelaksanaan swab test ke warga agar daerahnya selalu mendapat...

SUKABUMIUPDATE.com - Hingga akhir pekan ini, Filipina masih tercatat sebagai negara yang melaporkan kasus positif Covid-19 dengan jumlah tertinggi di Asia Tenggara. Dalam peta penularan infeksi virus itu di...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya