Menu

Rabu, 15 Mei 2019, 05:00 WIB

Muncul di Singapura, Apa Itu Virus Langka Cacar Monyet?

Laki-laki, 38 tahun, asal Nigeria, positif menderita penyakit monkeypox. | Sumber Foto:The Straits Times.

SUKABUMIUPDATE.com - Penyebaran virus langka cacar monyet atau monkeypox ditemukan di Singapura. Melansir laman Reteurs, Selasa, 14 Mei 2019, kabar tersebut sudah dikonfirmasi secara resmi oleh pemerintah Singapura.

Informasinya, virus itu dibawa oleh seorang lelaki asal Nigeria yang mungkin telah terinfeksi oleh daging hewan liar yang dimakannya di sebuah pernikahan. Namun, belum banyak yang tahu apa itu virus cacar monyet atau monkeypox.

Laman statnews beberapa waktu lalu menjelaskan bahwa cacar monyet merupakan  penyakit yang disebabkan oleh virus monkeypox, sepupu dari virus penyebab cacar yang sekarang diberantas. Meskipun cacar telah diberantas, namun ada sejumlah virus cacar terkait: kerbauopoks, camelpox dan cacar sapi.

Virus itu berasal dari keluarga virus yang berbeda dari cacar air. Namun, seperti cacar air dan cacar, monkeypox menyebabkan ruam yang membentuk cacar bulat yang dapat melukai.

Monkeypox pertama kali terlihat di monyet laboratorium pada 1958, karena itu dinamakan monkeypox. Dan monyet termasuk di antara sejumlah spesies - termasuk manusia, anjing padang rumput, tikus, dan tupai - yang dapat terinfeksi virus ini.

Namun, mereka tidak dianggap sebagai reservoir, sumber alami virus. Para ilmuwan masih berusaha mengidentifikasi reservoir monkeypox dan mengapa penyakit yang jarang terlihat selama beberapa dekade ini tampaknya menjadi lebih umum.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah penyakit langka, monkeypox atau cacar monyet hadir di negara tetangga, Singapura. Meski cacar sebenarnya telah dibasmi oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO sejak 1980, rupanya penyakit sejenis masih...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya