Menu

19 Peb 2019, 17:42 WIB

Fenomena Supermoon Nanti Malam, Simak Penjelasan BMKG Wilayah Palabuhanratu

Kondisi perairan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (19/2/2019) petang, jelang fenomena supermoon. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Fenomena alam supermoon akan terjadi Selasa (19/2/2019) malam. Badan Meteorolgi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi membenarkan, penampakan bulan nanti malam akan terlihat lebih besar dan lebih terang daripada biasanya.

BACA JUGA: Gelombang Pasang Supermoon, Amankah Laut Selatan Sukabumi?

Staf Observatori BMKG wilayah Palabuhanratu, Rafdi Ahadi menyebut, supermoon atau fenomena bulan super adalah sebutan ketika bulan purnama perigee berada di posisi terdekat dengan bumi secara bersamaan.

"Terjadi bersamaan karena bulan mengorbit bumi, maka jarak antara keduanya terus berubah-ubah," papar Rafdi kepada sukabumiupdate.com, Selasa (19/2/2019).

Rafdi menyebutkan, tidak akan ada dampak signifikan akibat fenomena supermoon terhadap perairan di wilayah pesisir Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Meski demikian, lanjutnya, kemungkinan pasang air laut akan tetap terjadi. 

BACA JUGA: Supermoon 21 Januari, Air Pasang Laut akan Lebih Tinggi

Untuk itu Rafdi mengimbau, jika terjadi pasang air laut, masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar pesisir pantai agar menjauhi perairan dan tidak beraktifitas di dekat pantai sampai besok pagi.

"Potensi gelombang pasang laut yang dipacu oleh fenomena supermoon kemungkinan akan berlangsung nanti malam. Jika ada pengaruh yang signifikan, nanti akan dikeluarkan warning (peringatan, red) selanjutnya," jelas Rafdi.

BACA JUGA: Begini Cara Lihat Gerhana Bulan Total Lewat Streaming

Ia menambahkan, fenomena supermoon kemungkinan sulit dilihat dengan mata telanjang, dan belum tentu bisa melihat perbedaan antara fenomena bulan purnama biasa dengan supermoon. Fenomena alam langka itu bisa terlihat lebih jelas dan lebih terang apabila dilihat dengan bantuan teropong atau teleskop bulan.

"Jadi kalau dilihat dengan mata telanjang, tidak akan terlalu terlihat jelas. Bukan berarti tidak terlihat jelas. Tetap terlihat, tapi lebih jelas menggunakan teropong atau teleskop," tandasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Perumda Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sukabumi Cabang Cicurug, terus berupaya meningkatkan pelayanan prima bagi nasabah. Hal itu untuk memberikan rasa puas dan kenyamanan bagi nasabah, sehingga jumlah...

SUKABUMIUPDATE.com -  Penyerang Persib Bandung, Wander Luiz merasa sudah mulai bisa melakukan kombinasi yang baik bersama rekannya di lini depan Maung Bandung, Geoffrey Castillion usai menjalani dua laga uji...

SUKABUMIUPDATE.com -  Telur salah satu sumber energi dan protein tertinggi. Karena itu, telur selalu menjadi pilihan menu diet untuk menurunkan berat badan. Dikutip dari suara.com, Selain tinggi protein, telur juga...

  SUKABUMIUPDATE.com - Ketua PMI Kabupaten Sukabumi dr Hondo Suwito menyatakan, Kabupaten Sukabumi dengan jumlah penduduk 2,5 juta jiwa idealnya membutuhkan darah hingga 50 ribu labu per tahun.  Hal itu, kata...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya