Menu

Senin, 24 Desember 2018, 09:07 WIB

Pasca Tsunami Selat Sunda, Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi

Kondisi Gunung Anak Krakatau lewat udara yang terus mengalami erupsi pada Ahad, 23 Desember 2018. | Sumber Foto:TEMPO/Syafiul Hadi

SUKABUMIUPDATE.com - Pasca tsunami Selat Sunda, Gunung Anak Krakatau terus mengalami erupsi, Ahad sore, 23 Desember 2018. Aktivitas gunung ini diduga menjadi penyebab tsunami di Selat Sunda yang menyapu pesisir barat Banten dan Lampung Selatan pada Sabtu, 22 Desember 2018.

Pantauan udara Tempo, kondisi Gunung Anak Krakatau terus mengeluarkan asap tebal ke udara. Kepulan asap dan material vulkanik dari mulut gunung itu terus menyembur dan terlontar ke atas.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan penyebab tsunami Selat Sunda adalah longsor di bawah laut yang diperkirakan pengaruh erupsi Gunung Anak Krakatau. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan tsunami Selat Sunda tidak dipicu oleh gempa bumi.

Sebab, kata dia, tidak ada aktivitas tektonik yang terdeteksi memicu tsunami. "Kemungkinan tsunami terjadi akibat longsor bawah laut karena pengaruh dari erupsi Gunung Anak Krakatau." Sutopo menyampaikannya dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Ahad, 23 Desember 2018.

Adapun seorang saksi mata tsunami Selat Sunda, Hendi Alfatih, mengatakan Gunung Anak Krakatau meletus berulang kali sebelum tsunami menerjang kawasan Anyer, Banten. Pegiat komunitas sepeda Bike Camp Ceria itu mengatakan gunung meletus berkali-kali terjadi sejak Sabtu siang. "Suaranya keras kayak gledek, letusannya kelihatan sampai ke Anyer," katanya.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Subbidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Devy K. Syahbana, mengatakan alat seismik yang disimpan PVMBG di Pulau Gunung Anak Krakatau mati...

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memastikan penyebab tsunami Selat Sunda pada Sabtu malam, 22 Desember 2018, lalu dipicu longsoran akibat letusan Gunung Anak Krakatau pada 21 Desember. Kepala Pusat Gempa...

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi, pagi ini, Senin 24 Desember 2018, bertolak ke Provinsi Banten untuk meninjau penanganan pascabencana tsunami yang menerjang pantai di sekitar Selat Sunda, khususnya...

SUKABUMIUPDATE.com - Tsunami Selat Sunda telah terjadi setidaknya lebih dari 11 kali dalam dua abad terakhir. Terbaru, terjadi pada Sabtu malam, 22 Desember 2018. Namun, ada tiga tsunami yang penyebabnya...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya