Menu

Senin, 24 Desember 2018, 07:30 WIB

Benarkah Robot Seks Bikin Sehat? Simak Riset Ini

Robot boneka seks Harmony. | Sumber Foto:Instagram

SUKABUMIUPDATE.com - Robot seks memang kontroversial. Kubu yang pro menyebut "medium" tersebut bisa menciptakan seks yang sehat. Namun, studi yang terbit dalam jurnal Sexual and Reproductive Health baru-baru ini menyebut hal sebaliknya: robot seks tidak ada manfaatnya sama sekali.

Ilmuwan yang tergabung dalam tim riset tersebut mencoba menganalisis efek robot seks dalam kesehatan reproduksi. "Kami mencoba menggali data dan melihatnya dari aspek kesehatan. Hasilnya, tidak berdampak positif sama sekali," kata Chantal Cox-George, dokter yang juga anggota studi dari St. George's University Hospital, seperti dilansir laman Science Alert.

Cox-George dan rekan penelitiannya berusaha menganalisis data dari sumber medis tentang dampak robot seks terhadap kesehatan reproduksi. Dari banyaknya jurnal yang mereka analisis, tidak ada satupun yang mendukung bahwa robot seks mampu menciptakan seks yang sehat. "Sebaliknya, robot seks kami lihat hanya untuk kepuasan semata," ujar Cox George.

Julie Carpenter, anggota peneliti dari California Polytechnic State University, menyimpulkan bahwa robot seks tidak bisa digunakan untuk riset medis. "Kurangnya data tentang robot ini memang tidah aneh, mengingat ini merupakan hal yang baru," ujarnya.

Menurut dia, perusahaan pembuat robot seks yang mengklaim bahwa robot aman untuk seks sehat atau terapi bagi mereka yang tidak mendapatkan pasangan adalah tidak benar. "Tidak ada bukti ilmiah bahwa berhubungan seksual dengan robot sehat," ujarnya.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Subbidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Devy K. Syahbana, mengatakan alat seismik yang disimpan PVMBG di Pulau Gunung Anak Krakatau mati...

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memastikan penyebab tsunami Selat Sunda pada Sabtu malam, 22 Desember 2018, lalu dipicu longsoran akibat letusan Gunung Anak Krakatau pada 21 Desember. Kepala Pusat Gempa...

SUKABUMIUPDATE.com - Pasca tsunami Selat Sunda, Gunung Anak Krakatau terus mengalami erupsi, Ahad sore, 23 Desember 2018. Aktivitas gunung ini diduga menjadi penyebab tsunami di Selat Sunda yang menyapu pesisir...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya