Menu

08 Sep 2019, 05:00 WIB

Wah, Facebook Kini Ada Fitur Kencan Online

Ilustrasi Facebook | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Setelah melewati masa uji coba sejak Agustus tahun lalu, Facebook akhirnya resmi meluncurkan fitur kencan online yang digadang-gadang bakal menjadi pesaing Tinder.

Sesuai dengan rumor yang beredar sebelumnya, fitur ini memungkinkan pemilik akun Facebook untuk mengintegrasikan akunnya dengan fitur kencan online yang dinamai Facebook Dating.

"Di akhir tahun, kami akan memungkinkan pengguna untuk menambahkan Facebook dan Instagram Stories ke profil kencan online," kata Nathan Sharp, Product Manager Facebook Dating, dalam blog resmi Facebook.

Bahkan, pengguna juga bisa menghubungkan postingan Instagram ke profil kencan online dan menambahkan pengikut ke dalam daftar 'gebetan rahasia' alias Secret Crush.

Bila dibandingkan dengan Facebook, aplikasi Facebook Dating punya fungsi yang cukup berbeda karena didesain untik mencari pasangan. Selain itu, profil di Dating juga bakal terpisah dari akun utama.

Dengan demikian, pengguna memiliki pilihan untuk membuat akun tersebut atau tidak. Jika tidak ingin membuatnya, maka pengguna Facebook Dating tidak akan menemukan nama mereka yang tidak menggunakan. Kecuali pengguna Facebook Dating memakai fitur Secret Crush yang berfungsi untuk menyatakan perasaannya kepada teman Facebook dan Instagram.

Namun jika pengguna memutuskan untuk membuat Facebook Dating dan mengisi profil akun tersebut, Facebook akan mencari dan merekomendasikan pasangan yang diperkirakan akan cocok dengan pengguna.

Sedangkan indeks kecocokan dilihat berdasarkan preferensi, ketertarikan, dan berbagai aktivitas yang dilakukan di Facebook. Intinya, pencarian dilandasi ketertarikan yang sama dengan pasangan.

Untuk sementara Fitur ini sudah bisa digunakan di Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Chile, Kolombia, Ekuador, Guyana, Laos, Malaysia, Meksiko, Paraguay, Peru, Filipina, Singapura, Suriname, Thailand, Uruguay, dan Vietnam.

Selain itu, fitur ini bakal tersedia di Eropa pada awal 2020. Namun untuk Indonesia, informasinya masih belum diketahui.

SUMBER: SUARA.COM

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Penemuan uang Rp 500 juta di gerbong Kereta Rel Listrik (KRL) milik penumpang viral di media sosial.Penemu awal uang Rp 500 juta itu adalah petugas kebersihan kereta...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyelesaikan proses ekstradisi terhadap buronan pelaku pembobolan Bank BNI sebesar Rp 1,7 triliun, Maria Pauline Lumowa, dari Pemerintah Serbia. "Dengan gembira saya...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, Asep Japar, meninjau progres pelaksanaan pembangunan Jembatan Cibuni, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/7/2020) kemarin. BACA JUGA: 10 Juni 2020...

SUKABUMIUPDATE.com - Melihat kondisi lapangan sepakbola tidak terurus, karena lama tidak dipakai dampak Pandemi Covid 19. Pengurus Karang Taruna Karyamuda Desa Cibitung, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, melakukan pembenahan dan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya