Menu

Minggu, 14 Juli 2019, 16:14 WIB

Google Siapkan Medsos Pesaing Facebook

Aplikasi Shoelace. | Sumber Foto:[Shoelace]

SUKABUMIUPDATE.com - Diam-diam, Google dikabarkan sedang membangun jejaring sosial baru yang diberi nama Shoelace. Sebagaimana dikutip dari Techradar pada Minggu (14/7/2019), perusahaan asal Mountain View, Amerika Serikat, ini merupakan pengganti Google+ yang berhenti beroperasi pada beberapa bulan lalu, sekaligus menjadi pesaing Facebook.

Berbeda dengan Facebook, Shoelace terbilang unik karena para penggunanya akan terhubung berdasarkan basis wilayah. Konon, saat ini uji coba tengah dilakukan pada beberapa komunitas di New York, AS.

Hal ini diketahui dari situs Shoelace Google menggunakan ekstensi domain .nyc, kode domain untuk New York City. Google juga tidak memiliki domain terdaftar untuk kota-kota lainnya di wilayah AS.

Untuk sementara, aplikasi yang tersedia untuk platform iOS dan Android ini hanya bisa diinstall berdasarkan undangan resmi dari Google. Namun, belum diketahui apakah Shoelace bakal tersedia dalam versi web atau tidak.

Sedangkan Android Police menyebut bahwa Shoelace sebenarnya merupakan pengembangan dari Schemer, jaringan sosial berbasis lokasi yang diluncurkan Google pada 2011 lalu.

Sumber: Suara.com

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com -  Facebook berencana mengaplikasikan fitur Boomerang pada WhatsApp.  Padahal sebelumnya, fitur ini hanya dimiliki oleh Instagram. Informasi tadi pertama kali diungkapkan oleh WABetaInfo. Menurut laman itu, Facebook sudah mengerahkan...

SUKABUMIUPDATE.com - Facebook membenarkan akan menghadirkan fitur tab berita untuk memberikan informasi yang dapat dipercaya kepada pengguna jejaring sosial itu. Fitur tersebut akan diluncurkan dalam waktu dekat, demikian dilaporkan...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal atau BKPM Thomas Lembong meralat pernyataannya soal empat perusahan unicorn di Indonesia yang diklaim Singapura. Lembong menyatakan pernyataannya keliru. "Maaf & ralat: @tokopedia...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal atau BKPM Thomas Lembong mengaku kaget setelah melihat riset Google dan Temasek tentang pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Dalam riset itu, empat...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya