Menu

Senin, 17 Desember 2018, 08:55 WIB

Cegah Hoax di Pilpres 2019, Facebook Lakukan Sederet Hal Ini

Ilustrasi Facebook. | Sumber Foto:(AP Photo/Thibault Camus)

SUKABUMIUPDATE.com - Facebook melakukan beberapa langkah antisipasi dengan melindungi proses demokrasi saat pemilihan presiden 2019 (Pilpres 2019). Salah satunya adalah mengurangi penyebaran berita palsu serta membuat perubahan untuk mencegah kejahatan yang memanfaatkan misinformasi.

"Kami tidak ingin ada yang menggunakan alat kami untuk mengacaukan demokrasi," ujar Politics and Government Outreach Facebook Asia Pasific Roy Tan di Ruang Layang, Capital Place, Jakarta Selatan, Selasa, pekan lalu.

Tan menjelaskan, Facebook melakukan beberapa kerja sama dengan instansi seperti Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam menjalankan kampanye di Facebook, iklan cetak surat kabar, dan iklan radio. Tujuannya untuk mengajarkan masyarakat tips tentang mendeteksi berita palsu.

Serta memberikan pelatih bagi staf Bawaslu di seluruh Indonesia untuk juga mendeteksi berita palsu dan melaporkannya ke Facebook dan Instagram. Juga, mengirim email pemberitahuan mengenai keamanan online kepada admin halaman politisi dan partai politik.

"Kami juga meluncurkan program program pemeriksa fakta sejak April 2018. Saat ini, Facebook sudah bekerja sama dengan enam media untuk memeriksa fakta seperti Tirto, AFP, Tempo, Liputan6, Kompas dan Mafindo," kata Tan.

Selain itu, Facebook juga melaksanakan pelatihan untuk partai politik tentang alat dan tips untuk keselamatan serta keamanan infomasi. Serta meluncurkan produk transparansi iklan yang memungkinkan orang untuk melihat semua iklan yang sedang dijalankan oleh halaman di Facebook, Instagram dan Messenger.

"Kami juga menggunakan teknologi AI dan human reviewer untuk memantau fake account atau buzzer," kata Tan.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) tidak mau berpolemik soal dugaan adanya produsen hoax yang dilontarkan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD usai Dialog Kebangsaan bertajuk Merawat Patriotisme,...

SUKABUMIUPDATE. com - Permadi Arya atau akrab dipanggil Abu Janda tengah berpolemik dengan platform media sosial Facebook. Abu mengatakan Facebook telah memblokir halaman Abu Janda, dan menudingnya terkait dengan grup penyebar...

SUKABUMIUPDATE. com - Permadi Arya atau biasa dipanggil Abu Janda menggugat paltform media sosial Facebook sebesar Rp 1 triliun. Lewat siaran resminya di Twitter, Abu Janda, menuding platform besutan Mark Zuckerberg ini telah mencemarkan nama...

SUKABUMIUPDATE.com -  Kepala Kebijakan Kemananan Siber Facebook, Nathaniel Gleicher, mengatakan telah menutup ratusan akun Facebook di Indonesia pada 31 Januari 2019. Salah satunya halaman milik Permadi Arya atau Abu Janda. Abu Janda mengancam akan menggugat Facebook Rp 1...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya