Menu

Jumat, 28 September 2018, 13:24 WIB

Mayoritas Traveler Gunakan Internet untuk Hal-hal Berikut

Ilustrasi naik gunung/berkemah/liburan/traveling. | Sumber Foto:Shutterstock.com

SUKABUMIUPDATE.com - Kaspersky Lab melakukan sebuah riset soal ketergantungan Internet selama traveling. Hasilnya sangat menarik. Mayoritas traveler tak bisa kehilangan Internet.

Hasil penelitian tersebut menyebutkan bahwa terdapat 63 persen orang di seluruh dunia menggunakan smartphone-nya untuk mengambil gambar. Ada 55 persen untuk mencari jalan dari lokasi A ke B dan saat membutuhkan bantuan ada 51 persen.

Ya, mereka sangat bergantung pada perangkat miliknya, bahkan 39 persen dari responden tidak dapat membayangkan bepergian ke mana pun tanpa gawai yang dimiliki. Bayangkan ketika berada di luar negeri, tersesat, dan tidak ada satupun yang dapat dihubungi untuk diminta bantuan.

"Bayangkan kalau smartphone kita rusak, baterai habis, internet kacau. Pasti akan mimpi buruk," tulis tim Kaspersky dalam dalam keterangan tertulis, Rabu, 26 September 2018.

Penelitian Kaspersky Lab tersebut menunjukkan bahwa orang-orang bergantung kepada koneksi Internet saat bepergian. Artinya, ketika perangkat mengalami kegagalan sistem atau kehilangan koneksi, mereka dengan cepat menjadi orang-orang yang kebingungan dan tanpa arah. Fenomena ini terjadi pada satu dari enam orang saat melakukan perjalanan.

Imbasnya pun akan buruk. Mulai dari tidak dapat menemukan tempat untuk menginap, kehilangan informasi mengenai perubahan jadwal penerbangan, hingga keracunan akibat tidak dapat mencari informasi secara online mengenai tempat makan.

Bahkan, salah satu responden anonim mengungkapkan bahwa ia terjebak di gurun saat telepon pintarnya tidak berfungsi. Situasi menakutkan ini mungkin dapat diatasi jika responden memiliki koneksi. Tanpa bisa menggunakan telepon pintarnya, responden berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan.

Terjebak di gurun memang contoh yang ekstrem, tapi tidak mendapatkan koneksi sama sekali merupakan kekhawatiran bagi banyak orang. Terdapat 84 persen responden setuju bahwa mereka akan merasa tertekan jika tersesat di lokasi yang tidak diketahui. Dan ada 39 persen responden mengkhawatirkan suatu saat kondisi tersebut terjadi pada mereka.

"Insiden tersesat di gurun pasir dan lainnya sesungguhnya dapat dihindari apabila kita lebih menjaga perangkat yang terkoneksi dengan baik. Bergantung dengan koneksi Internet sebenarnya tidak selalu menjadi hal buruk," ujar Vice President Product Marketing Kaspersky Lab, Dmitry Aleshin.

Lagi pula, kata Aleasin, dengan adanya koneksi Internet, saat bepergian dia dapat menemukan jalan menuju lokasi, serta untuk mencari tempat makan dan tempat menginap. Karena ketergantungan inilah, maka sebaiknya jangan membahayakan diri sendiri karena kehilangan konektivitas saat keluar atau saat berada di tempat asing.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Indonesia sudah memiliki undang-undang (UU) yang menjamin keabsahan tandatangan digital tersertifikasi sejak 2008 dengan disahkannya UU No. 11 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Namun masih banyak pihak yang...

SUKABUMIUPDATE.com - Teknologi terus berkembang, demikian pula yang terjadi di dunia otomotif. Selain makin maraknya produksi dan purwarupa Kendaraan Bermotor Listrik atau KBL, fitur kekinian terus disematkan. Tak terkecuali...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepergian Zlatan Ibrahimovic dari LA Galaxy ternyata langsung direspons AC Milan. Menurut kabar terbaru, kubu Rossoneri siap menjual tiga pemainnya demi membeli pemain asal Swedia terebut. Ibrahimovic sendiri...

SUKABUMIUPDATE.com - Malang nian gadis remaja karena dipaksa untuk melayani berahi ayah kandungnya sendiri berinisial MN (39). Bahkan, aksi pencabulan itu terhadap putri kandungnya itu dilakukan MN selama dua...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya