Menu

06 Mar 2020, 00:00 WIB

WhatsApp Rilis Dark Mode, Apakah Benar Lebih Menyehatkan Mata?

Mode gelap WhatsApp. | Sumber Foto:Shutterstock

SUKABUMIUPDATE.com - Setelah Twitter dan Instagram, kali ini WhatsApp ikut merilis fitur mode gelap atau dark mode untuk perangkat Android maupun iOS.

Melansir dari suara.com, dalam laman resminya, WhatsApp mengatakan tujuan perilisan mode baru ini adalah untuk mengurangi ketegangan mata di lingkungan dengan pencahayaan rendah.

"Mode gelap untuk WhatsApp menawarkan tampilan baru pada pengalaman yang akrab. Ini dirancang untuk mengurangi ketegangan mata di lingkungan cahaya rendah," tulis WhatsApp.

Bagi banyak pengguna dengan gangguan atau kelainan penglihatan, dark mode menawarkan pengalaman yang lebih baik.

Contohnya orang dengan kelainan seperti fotofobia atau keratoconus, kondisi yang menyebabkan sensitivitas tinggi terhadap cahaya, mungkin lebih mudah membaca dengan tema gelap.

Tetapi, ternyata masih ada sedikit bukti yang menunjukkan bahwa menggunakan mode gelap di siang hari, di kantor yang terang benderang atau di ponsel, lebih baik daripada alternatif bagi sebagian besar orang.

"Saya tidak berpikir mode gelap memengaruhi kesehatan mata dengan cara apa pun, mengingat data yang ada di dalam literatur," kata Euna Koo, seorang dokter mata di Stanford Byers Eye Institute.

"Durasi penggunaan kemungkinan jauh lebih penting daripada mode atau intensitas kecerahan perangkat," sambungnya, dilansir dari Vice.

Sedangkan seorang profesor neurobiologi di University of Alabama di Birmingham, mencatat bahwa mode ini juga bermanfaat untuk tidur. Gamlin mempelajari sel-sel di retina mata yang menggerakkan ritme sirkadian manusia dan mendorong respons pupil.

"Menggunakan mode gelap di malam hari dan sebelum tidur diharapkan memiliki dampak yang lebih kecil pada ritme sirkardian dan siklus tidur serta bangun Anda," katanya dilansir CNN Business.

 

Sumber : suara.com

 

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Masih ingat dengan Feby Ayu Arianti? Ya, dia adalah perempuan belia berparas cantik penjaga warung asal Kampung Bojongjengkol RT 15/04 Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi...

SUKABUMIUPDATE.com - Terkadang karena kecerobohan, kamu sering kehilangan HP. Kalau sudah begini, dengan menggunakan email, berikut cara lacak HP yang hilang dengan mudah dan cepat. Melansir Suara.com, dari Kehilangan HP...

SUKABUMIUPDATE.com - Pelaku penusukan terhadap Suhendi (42 tahun) warga Kampung Pajagan, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi diamankan jajaran Polres Sukabumi. Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Akp Rizka Fadhila melalui Paur...

SUKABUMIUPDATE.com - Hampir 4 bulan sudah sejumlah tempat wisata ditutup oleh pemerintah karena pandemi. Termasuk juga wisata alam seperti taman nasional untuk jalur pendakian gunung. Selama itu pula jalur pendakian...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya