Menu

14 Peb 2020, 16:00 WIB

Cara Mengetahui Nomor Pengguna Diblokir Seseorang

Ilustrasi blokir telp. | Sumber Foto:(Shutterstock)

SUKABUMIUPDATE.com - Ketika seseorang memblokir nomor pengguna, ada beberapa cara untuk mengetahuinya, termasuk pesan yang tidak biasa dan seberapa cepat panggilan pengguna dialihkan ke voicemail. Dilansir dari Lifewire, berikut cara mengetahui ketika nomor pengguna diblokir seseorang:

1. Mendengar pesan yang tidak biasa ketika pengguna menelepon

Jika pengguna mendengar pesan yang tidak biasa yang belum pernah didengar sebelumnya, orang tersebut kemungkinan memblokir nomor pengguna melalui operator nirkabel mereka.

Pesan tersebut bervariasi sesuai operator tetapi umumnya berbunyi seperti, "Orang yang Anda hubungi tidak tersedia", "Orang yang Anda panggil tidak menerima panggilan saat ini", dan "Nomor yang Anda panggil sementara tidak berfungsi."

Untuk memastikannya, jika pengguna menelepon nomor tersebut sekali sehari selama dua atau tiga hari dan mendengar pesan suara yang sama, maka pengguna telah diblokir.

2. Jumlah dering

Jika pengguna hanya mendengar satu dering atau tidak sama sekali sebelum panggilan ke voicemail, itu bisa menjadi indikasi bahwa pengguna telah diblokir.

Dalam hal ini, orang tersebut telah menggunakan fitur pemblokiran nomor pada telepon mereka. Jika pengguna menelepon sekali sehari selama beberapa hari dan mendapatkan hasil yang sama, itu adalah bukti bahwa nomor pengguna telah diblokir.

Jika pengguna mendengar tiga hingga lima dering sebelum panggilan, itu menunjukkan pengguna belum diblokir namun orang tersebut menolak panggilan atau mengabaikannya.

Tetapi jika orang tersebut mengaktifkan fitur Do Not Disturb, panggilan dari siapapun akan dengan cepat dialihkan ke voicemail. Pengguna juga akan mendapatkan hasil serupa jika baterai ponsel orang tersebut habis atau ponsel dimatikan. Disarankan untuk menghubungi satu atau dua hari lagi untuk mengetahuinya.

3. Sinyal sibuk

Jika pengguna mendapatkan sinyal sibuk, kemungkinan besar nomor pengguna telah diblokir melalui operator nirkabel mereka. Jika pengguna melakukan panggilan beberapa hari setelahnya dan mendapatkan hasil serupa, bisa dipastikan nomor pengguna telah diblokir.

Meskipun pengguna tidak dapat melakukan apapun untuk menghapus pemblokiran nomor dengan operator nirkabel orang tersebut atau ponsel mereka, ada beberapa cara untuk benar-benar memastikan bahwa nomor pengguna memang diblokir.

Pengguna dapat menyembunyikan nomor menggunakan pengaturan di ponsel pengguna untuk mematikan informasi ID penelepon pada panggilan keluar.

Pengguna juga dapat meminjam ponsel teman dan menelepon ke nomor orang tersebut untuk memastikan apakah panggilan dapat terhubung. Terakhir, hubungi orang tersebut dan tanyakan secara langsung apakah mereka memblokir pengguna.

 

Sumber: Suara.com

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari tempo.co, Psikolog lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa Maya Sita mengatakan masyarakat dapat mengelola emosi untuk mengatasi tekanan psikologis saat harus bekerja di rumah di tengah wabah...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru bicara pusat informasi dan koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi Harun Alrasyid menyatakan, warga Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, yang meninggal di RSUD Sekarwangi Cibadak pada Jumat...

SUKABUMIUPDATE.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis daftar narapidana kasus korupsi yang kemungkinan bebas bila Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly benar-benar merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012...

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Kesehatan mengajak warga Sukabumi yang berprofesi di bidang kesehatan untuk bergabung menjadi sukarelawan yang nantinya akan ditempatkan di Rumah Sakit (RS) darurat Covid-19. Penerimaan sukarelawan dalam penanganan Covid-19...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya