Menu

23 Jan 2020, 20:00 WIB

WhatsApp Kenalkan Mode Gelap di Smartphone Android

Ilustrasi WhatsApp. | Sumber Foto:cdn.kalingatv.com

SUKABUMIUPDATE.com - Pengguna aplikasi pesan WhatsApp Android akan mendapatkan setelan gelap baru yang mengubah menu aplikasi menjadi berlatar hitam. Mode baru ini, dilaporkan WABetaInfo, baru-baru ini sebenarnya disebut Tema Gelap dan tersedia untuk pengguna dengan WhatsApp versi beta terbaru, 2.20.13.

Bagi mereka yang menggunakan Android dan WhatsApp beta terbaru yang ingin menguji fitur tersebut, itu dapat diaktifkan dengan menavigasi ke Obrolan di dalam pengaturan aplikasi. Dari sana, pengguna dapat memilih di antara beberapa tema tampilan yang berbeda, termasuk cahaya--tampilan layar putih normal--gelap dan disetel untuk hemat daya.

Opsi terakhir akan mengaktifkan mode gelap tergantung pada pengaturan baterai yang telah diaktifkan pengguna di Android. Meskipun tidak eksplisit, ini menunjukkan bahwa jika mode daya rendah diaktifkan, itu akan menggunakan tema gelap sebagai metode konservasi baterai tambahan.

Tidak jelas apakah fitur tersebut juga akan diluncurkan ke pengguna di iOS atau kapan pengguna WhatsApp akan dapat menggunakan fitur ini dalam mode non-beta. Jika adopsi di antara aplikasi utama lainnya merupakan indikasi, peluang peluncuran yang lebih luas sangat tinggi.

Mode gelap telah menjadi semakin populer selama dua tahun terakhir. Diaplikasi lain sudah tersedia di media sosial seperti Twitter, Instagram, Reddit lbahkan aplikasi di seluruh sistem melalui Android dan iOS.

Di iOS dan Android, mode gelap dapat mengubah layar menu putih menjadi hitam, bahkan dapat mengaktifkan mode gelap di aplikasi lain secara otomatis saat dihidupkan. 

Selain lebih menyenangkan bagi sebagian orang, mode gelap juga dirancang untuk mata, mengurangi ketegangan, dan juga mengonsumsi lebih sedikit energi melalui tampilan perangkat, menjadikannya lebih hemat baterai. Pada iPhone, beberapa penguji mengklaim bahwa beralih ke mode gelap dapat membantu memperpanjang usia baterai hingga 30 persen.

 

 

Sumber : tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Masih banyak misteri tersimpan di laut dalam, termasuk dengan para penghuninya. Paling baru, peneliti dibuat kaget dengan penemuan cumi-cumi raksasa dan hiu bercahaya. Para peneliti yang tergabung dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi mengeluhkan listrik yang sering kali padam. Dalam sehari, bisa terjadi tiga kali padam. Sekali padam bisa sampai satu jam.  Menurut warga Kampung...

SUKABUMIUPDATE.com -  Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan satu orang Pembina Pramuka sekaligus guru di SMPN 1 Turi Sleman dengan inisial IYA sebagai tersangka kasus susur sungai. Status tersangka itu ditetapkan...

SUKABUMIUPDATE.com - Tak sedikit travelers yang merasa khawatir dengan kesehatan mereka saat traveling karena ancaman virus corona baru atau Covid-19. Belum lama ini, sepasang penumpang pesawat di Australia diketahui rela...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya