Menu

17 Des 2019, 10:00 WIB

Ini Tiga Fitur Anyar WhatsApp

Ilustrasi penggunaan WhatsApp. | Sumber Foto:Shutterstock

SUKABUMIUPDATE.com -  WhatsApp memperkenalkan tiga fitur baru yang seharusnya memanjakan para penggunanya.

Aplikasi milik Facebook ini adalah layanan pesan paling populer di dunia dan penggunanya dimanjakan dengan berbagai pembaruan yang rutin.

Ada tiga fungsi baru yang kemungkinan akan sangat populer. Pertama adalah fitur 'pengingat' yang pintar yang memungkinkan Anda diingatkan untuk hal-hal penting. Untuk mulai menggunakannya, Anda harus mendaftar dengan perusahaan bernama Any.do dan membayar untuk pemakaian sebulan.

Kemudian Anda dapat mengatur pengingat dengan mengirimkan DM ke Any.do.

WhatsApp adalah salah satu alat paling populer untuk tetap terhubung dengan teman, kolega, dan keluarga Anda setiap hari. Sering kali, percakapan ini mencakup hal-hal yang membutuhkan perhatian lebih lanjut. Namun, tanpa tempat yang ditentukan untuk mengumpulkan semua item tindakan dari percakapan Anda, mungkin sulit untuk melacak!

WhatsApp Reminder Any.do Integrasi Premium (hanya tersedia untuk pengguna Premium).

Cara cepat dan mudah untuk membuat tugas dan pengingat langsung dari percakapan Anda yang sedang berlangsung. Membuat tugas dengan mudah dan mendapatkan pengingat di WhatsApp pada perangkat yang didukung.

Buat tugas dengan mengirim pesan langsung ke Any.do atau meneruskan pesan ke Any.do dari kontak Anda. Diingatkan segera setelah tugas selesai, langsung melalui WhatsApp. Mudah, sederhana, dan efektif.

Kedua, WhatsApp juga telah memperkenalkan fitur ‘panggilan tunggu’ yang memungkinkan menahan saat Anda menjawab panggilan lain.

Ketiga adalah WhatsApp memperkenalkan pemutakhiran privasi baru yang akan menghentikan Anda ditarik ke dalam obrolan grup yang tidak ingin diikuti. Bahkan, Anda dapat mengontrol siapa yang dapat mengirimi undangan.

Ini mungkin terdengar seperti fitur sembrono, tetapi sebenarnya ini adalah alat privasi yang hebat karena orang-orang dalam kelompok dapat saling melihat nomor telepon satu sama lain.

Jika Anda dapat mengendalikan siapa yang menambahkan Anda ke dalam obrolan, maka Anda memiliki alat tambahan untuk melindungi identitas dan memastikan orang-orang aneh atau scammy tidak menghubungi Anda serta melindungi diri dari pelaku intimidasi.

Saat Anda memperbarui aplikasi, cukup buka pengaturan dan gulir ke ‘akun’, diikuti oleh ‘privasi’ dan kemudian 'grup’. Anda dapat memilih siapa yang diizinkan menambahkan Anda ke grup, dengan tiga opsi yang tersedia. Pilih 'semua orang' dan Anda terbuka lebar saat memilih 'kontak saya' berarti hanya teman yang dapat menambahkan Anda.

Versi awal pembaruan memungkinkan Anda untuk juga memilih 'tidak ada', yang mengunci akun Anda sepenuhnya. Sekarang telah digantikan oleh 'Kontak Saya Kecuali', yang akan memungkinkan Anda mengizinkan hanya kontak tertentu untuk menambahkan Anda ke grup.

Namun, orang yang Anda blokir masih dapat mengirim undangan grup dalam pesan pribadi, tetapi ini sangat mudah untuk diabaikan. Dalam sebuah pernyataan, Whatsapp menulis bahwa WhatsApp Grup terus menghubungkan keluarga, teman, rekan kerja, teman sekelas, dan banyak lagi.

Ketika orang beralih ke grup untuk melakukan percakapan penting, pengguna telah meminta kontrol lebih besar atas pengalaman mereka.

"Hari ini, kami memperkenalkan pengaturan privasi baru dan sistem undangan untuk membantu memutuskan siapa yang dapat menambahkan Anda ke grup. Pengaturan privasi baru ini akan mulai bergulir ke beberapa pengguna mulai hari ini dan akan tersedia di seluruh dunia dalam beberapa hari mendatang untuk mereka yang menggunakan versi terbaru WhatsApp," tulis WhatsApp dilansir laman Metro.co.uk.

Sumber: Suara.com

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Jumlah kasus infeksi virus Corona di seluruh dunia tercatat terus naik dan menjadi sekitar 1.5 juta orang. Dilansir dari tempo.co, virus yang menyebabkan sakit radang paru-paru ini...

SUKABUMIUPDATE. com - Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Hendar Darsono membagikan ratusan paket sembako kepada warga Kampung Cibolang RT 33/07, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Rabu...

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari tempo.co, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo menerbitkan surat edaran agar pegawai negeri sipil (PNS) di wilayah dengan status pembatasan sosial berskala...

SUKABUMIUPDATE.com - KNPI Kecamatan Surade, Komunitas Brutalla, Jampang Peduli (Jampe) dan para relawan di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi melaksanakan penyemprotan disinfektan, pembagian hand sanitizer serta masker.  Selama dua minggu dilaksanakan,...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya