Menu

10 Des 2019, 18:00 WIB

Februari 2020, WhatsApp Berhenti Bekerja di Jutaan Ponsel

WhatsAppn menghentikan layanan untuk ponsel dengan OS Android Gingerbread dan iOS 8 atau yang lebih lama, mulai 1 Februari 2020. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Aplikasi pesan WhatsApp akan berhenti bekerja di jutaan smartphone di seluruh dunia pada tahun 2020. Aplikasi besutan Facebook itu akan menghapus dukungan untuk , ponsel iPhone dan Android versi lama dan semua perangkat Windows Mobile.

Mulai 1 Februari 2020, semua iPhone yang menjalankan iOS 8 atau lebih tua tidak akan lagi bisa mengoperasikan WhatsApp, bersama dengan perangkat Android yang menjalankan versi 2.3.7 Gingerbread  atau lebih lama.

Android Gingerbread dirilis Desember 2010, sedangkan iOS 8 diluncurkan September 2014.

"Di iOS 8, Anda tidak dapat lagi membuat akun baru atau memverifikasi ulang akun yang ada," kata WhatsApp melalui postingan blog, dikutip laman Daily Mail, Senin, 9 Desember 2019. "Jika WhatsApp sedang aktif di perangkat iOS 8 Anda, Anda akan dapat menggunakannya hingga 1 Februari 2020."

Lebih jauh lagi, WhatsApp sedang menarik dukungan untuk semua ponsel Windows mulai 31 Desember 2019. Di bulan yang sama juga Microsoft akan mengakhiri dukungan untuk OS Windows 10 Mobile-nya. 

"Karena kami tidak lagi secara aktif mengembangkan untuk sistem operasi ini, beberapa fitur mungkin berhenti berfungsi kapan saja," ujar pihak WhatsApp.

Layanan messenger yang dimiliki Facebook akan terus memberikan dukungan untuk perangkat yang menjalankan Android 4.0.3 dan seterusnya dan iPhone yang menjalankan iOS 9 dan yang lebih baru.

Telepon tertentu yang menjalankan  KaiOS 2.5.1 yang dioperasikan Linux dan yang lebih lama, termasuk JioPhone dan JioPhone 2, juga masih didukung.

WhatsApp bertahap menghapus dukungan untuk berbagai platform ponsel cerdas yang tidak menawarkan jenis kemampuan yang dibutuhkannya untuk memperluas fitur aplikasi di masa depan.

Dalam posting sebelumnya, WhatsApp mengatakan, "Ini adalah keputusan sulit bagi kami, tapi yang tepat untuk memberi orang cara yang lebih baik agar tetap berhubungan dengan teman, keluarga, dan orang yang dicintai menggunakan WhatsApp."

WhatsApp adalah korban terbaru dari sistem operasi Windows 10 Mobile Microsoft yang hampir mati. Awal tahun ini, Microsoft sendiri bahkan menyarankan agar pengguna Windows 10 Mobile harus beralih ke perangkat Android atau iOS karena kurangnya dukungan aplikasi.

Sistem operasi Windows Phone diluncurkan pada Oktober 2010 dan kemudian digantikan oleh Windows 10 Mobile pada tahun 2015. Pada tahun 2017, Microsoft mengumumkan bahwa pekerjaan pada Windows 10 Mobile hampir berakhir karena kurangnya penetrasi pasar dan kurangnya minat dari pengembang aplikasi.

Ini secara resmi akan berhenti mendukung Windows 10 Mobile, yang sebelumnya disebut sebagai Windows Phone, mulai 10 Desember 2019. Facebook juga menarik berbagai aplikasinya mulai dari Facebook, Messenger dan aplikasi Instagram dari ponsel Windows kembali pada bulan April.

 

Sumber : tempo.co

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari tempo.co, Psikolog lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa Maya Sita mengatakan masyarakat dapat mengelola emosi untuk mengatasi tekanan psikologis saat harus bekerja di rumah di tengah wabah...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru bicara pusat informasi dan koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi Harun Alrasyid menyatakan, warga Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, yang meninggal di RSUD Sekarwangi Cibadak pada Jumat...

SUKABUMIUPDATE.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis daftar narapidana kasus korupsi yang kemungkinan bebas bila Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly benar-benar merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012...

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Kesehatan mengajak warga Sukabumi yang berprofesi di bidang kesehatan untuk bergabung menjadi sukarelawan yang nantinya akan ditempatkan di Rumah Sakit (RS) darurat Covid-19. Penerimaan sukarelawan dalam penanganan Covid-19...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya