Menu

Minggu, 06 Oktober 2019, 20:43 WIB

Awas! Ada Gif Berbahaya di WhatsApp

WhatsApp | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Menunjukkan emosi melalui chat WhatsApp kini semakin menarik dengan kehadiran Gif. Namun, bagaimana jika ternyata gif yang Anda kirim ternyata berbahaya?

Yup, seorang peneliti keamanan telah menemukan bug jahat yang memungkinkan peretas menyerang. "Exploit", tersembunyi di dalam gif.

Setelah korban mengunduh gif yang dikirimkan, gambar itu akan mengintai di ponsel mereka sampai mereka memutuskan untuk mengirimkannya. Ketika mereka membuka galeri WhatsApp dan mencoba mengirimkannya ke seseorang, muatan tersembunyi akan muncul.

Seorang korban bahkan tidak perlu membuka file untuk menjadi korbannya. Bersembunyi di dalam gif adalah kode yang memungkinkan peretas membaca pesan pribadi.

Kode ini juga memungkinkan serangan dengan kode jarak jauh, yang berarti seorang peretas dapat mengakses sistem ponsel Anda. Setelah mereka masuk ke telepon, penjahat tersebut akan mencari informasi sensitif, menginstal perangkat lunak berbahaya atau bahkan membajak perangkat dengan diam-diam untuk menginfeksi target lain.

Untungnya, bug itu ditemukan oleh 'teknolog dan pencinta keamanan' menggunakan nama samaran Awakened, yang memostingnya ke Github.

Mereka juga memberi tahu WhatsApp, dan kemudian langsung memperbaiki bug dalam update perangkat lunak, dan memberikan pemberitahuan.

"Pengguna WhatsApp, silakan lakukan pembaruan ke versi WhatsApp terbaru (2.19.244 atau lebih tinggi) agar tetap aman dari bug ini," tulis WhatsApp dilansir dari laman Metro.

Aspek paling menakutkan dari "Exploit" adalah bahwa tanpa harus membuka gambar, pemilik ponsel sudah terserang.

"Perhatikan bahwa pengguna tidak perlu mengirim apa pun karena hanya membuka Galeri WhatsApp akan memicu bug. Tidak perlu sentuhan tambahan setelah menekan WhatsApp Gallery," kata Awakened.

Sementara itu, kabar gembira buat Anda pemilik iPhone. Gif berbahaya ini hanya akan memengaruhi perangkat Android, sehingga pemilik iPhone Apple aman dari itu.

SUMBER: SUARA.COM

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Sidang lanjutan kasus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap perempuan asal Cianjur Amelia Ulfah Supandi, kembali digelar. Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa R (25 tahun) di Pengadilan Negeri...

SUKABUMIUPDATE.com - Memperingati Hari Disabilitas Internasional 2019, Himpunan Mahasiswa PGSD Universitas Nusa Putra (NPU) Sukabumi bersama Helen Keller International (HKI) menyelenggarakan kampanye publik pendidikan inklusif berbasis masyarakat, di Aula Kantor Desa...

SUKABUMIUPDATE.com - Makanan Indonesia memiliki rasa dengan dominasi garam sehingga sulit sekali bagi untuk mengurangi atau sama sekali tidak menambahkan rasa asin dalam makanan. Terlalu banyak makan makanan asin...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur dirugikan dengan ribuan reklame ilegal yang tidak membayar pajak. Ribuan reklame bodong yang dipasang di sejumlah jalan protokol itu pun diturunkan Badan Pengelolaan...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya