Menu

Jumat, 23 November 2018, 20:07 WIB

Ada Profesor Indonesia di Balik Proyek Robot Gundam Ukuran Asli

Pitoyo Hartono, profesor bidang jaringan saraf tiruan dari Chukyo University Jepang asal Indonesia, menjadi salah satu pakar dalam proyek Gundam 40th Anniversary. | Sumber Foto:(gundaminfo)

SUKABUMIUPDATE.com - Ada peran profesor asal Indonesia dalam proyek robot Gundam seukuran asli. Adalah Pitoyo Hartono, profesor bidang jaringan saraf buatan dari Chukyo University, salah satu anggota tim ilmuwan dalam proyek Gundam Global Challange.

Pria asal Surabaya ini bersama Shuji Hashimoto, profesor bidang fisika terapan dari Waseda University selaku pimpinan tim, bertanggungjawab membuat rancang bangun teknologi agar robot Gundam seukuran asli bisa bergerak. Ya, berkat keduanya, Gundam sebentar lagi bukan hanya ada dalam serial, tapi juga ada di dunia nyata. Selain Pitoyo dan Hashimoto, tim juga terdiri dari anime director Yoshiyuki Tomino, produser film Katsuyuki Motohiro, dan Creative Technical Director Seiichi Saito.

Pembuatan Gundam berawal dari Gundam Global Challenge, sebuah pencarian bakat di seluruh dunia, untuk merancang robot Gundam skala penuh setinggi 18 meter dan memungkinkannya untuk bergerak. Ada banyak ilmu, teknik, dan unsur seni di dalam proyek ini.

Ya, proyek menggerakkan Gundam ini memang terdengar sangat ambisius. Proyek bernama Gundam Global Challange (GGC) ini sebelumnya telah membuat patung Gundam RX-78-2 dan Gundam Unicorn setinggi 18 meter. Kedua patung ini dibongkar pada 2017. Kini, proyek yang merupakan bagian dari ulang tahun Gundam ke-40 itu ingin membuat robot Gundam seukuran asli dan bisa bergerak.

"Kami ingin agar orang-orang dari seluruh dunia, bekerja sama utk merealisasikan robot ini dengan limit science yang ada sekarang. Kami sadar robot yang dibangun akan jauh dari sempurna, tapi kami berharap ini bisa jadi tantangan untuk generasi berikutnya agar bisa bermimpi lebih jauh dan melampaui pencapaian sekarang," ujar Pitoyo, kepada Tempo melalui pesan singkat, Jumat, 23 November 2018.

Gundam Factory Yokohama, sebagai tempat diluncurkannya robot itu, juga akan mengadakan serangkaian pameran menyoroti dan menjelaskan proses desain. Dan akan menambahkan aspek pendidikan serta budaya. Yokohama merupakan salah satu kota pertama yang dibuka untuk berhubungan dengan seluruh dunia setelah era feodal di Jepang. Itu menjadi alasan kenapa Gundam akan dipamerkan di Yokohama, juga sebagai titik masuk utama ke Jepang untuk ide-ide dan teknologi baru.

"Untuk teknologi Gundam saat ini belum bisa saya jelaskan, tapi kalau ini sudah jadi, robot akan kami gunakan sebagai media edukasi. Misalnya, saya berencana untuk mengajar tentang mekanika pada murid semua usia dengan Gundam ini," kata Pitoyo. "Tentu ini juga akan menjadi media entertainment, tepatnya Gundam ini adalah media dalam berbagi perspektif."

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Ada beberapa fitur di aplikasi WhatsApp yang sebetulnya bisa dimaksimalkan. Bahkan, ada fitur yang bisa menjaga paket data Internet kita tetap hemat. Laman knowtechhie.com, Senin, 3 Desember 2018, menjelaskan lima cara...

SUKABUMIUPDATE.com - Aplikasi pesan WhatsApp tampaknya serius dengan rencana ingin menghadirkan iklan pada fitur statusnya. Hal itu dikonfimasi oleh WhatsApp saat diwawancarai oleh Tech Crunch pada Agustus lalu. "WhatsApp saat ini tidak...

SUKABUMIUPDATE.com - Produsen otomotif kini terus berkembang menggunakan teknologi terkini pada produknya. Penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai rekomendasi APM tentu bisa merusak mesin. Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan...

SUKABUMIUPDATE.com - Media sosial benar-benar membuat seseorang menjadi candu. Anda bisa saja candu memberi kepo tentang informasi, atau candu memberikan komentar. Setiap Anda membukanya, kita seolah tidak bisa berhenti menggunakannya. Tentu...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya