Menu

Sabtu, 17 November 2018, 06:00 WIB

Dikritik Tim Cook, Bos Facebook Minta Karyawan Tidak Pakai iPhone

Facebook CEO Mark Zuckerberg, bersaksi untuk dengar pendapat Komite Energi dan Perdagangan DPR mengenai penggunaan dan perlindungan data pengguna di Capitol Hill, Washington, 11 April 2018. | Sumber Foto:REUTERS

SUKABUMIUPDATE.com - Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, telah memerintahkan karyawannya untuk tidak menggunakan iPhone. Menurut laman thetimes.co.uk, Jumat, 16 November 2018, hal itu terjadi setelah CEO Apple Tim Cook mengkritik Facebook yang memonetisasi data penggunanya.

Facebook telah mengakui bahwa karyawan didorong untuk menggunakan smartphone Android dibandingkan iPhone. Dalam keterangan yang diunggah melalui blog, Facebook mengakui bahwa ada perselisihan antara Zuckerberg dan Cook di masa lalu, tapi tidak menjelaskan secara eksplisit sampai adanya kebijakan penggunaan ponsel.

"Tim Cook secara konsisten mengkritik model bisnis kami dan Mark juga tidak setuju," tertulis dalam blog tersebut seperti dikutip laman, independent.co.uk. "Dan kami sudah lama mendorong karyawan dan eksekutif untuk menggunakan Android karena ini adalah sistem operasi paling populer di dunia."

Tim Cook mengkritik Facebook mengenai privasi pengguna setelah skandal data Cambridge Analytica yang mengakibatkan bocornya 87 juta data pengguna Facebook. Cook mengatakan secara terbuka bahwa privasi merupakan hal yang sangat penting.

"Kita bisa menghasilkan banyak uang jika kita memonetisasi data pelanggan kita, jika pelanggan adalah produk kita. Kami memilih untuk tidak melakukan itu," kata Cook dalam wawancara dengan MSNBC awal tahun ini. "Kami tidak akan mendapatkan traffic dengan memanfaatkan data pribadi Anda. Privasi bagi kami adalah hak asasi manusia. Ini adalah kebebasan sipil."

Komentar-komentar tersebut dilaporkan membuat marah Zuckerberg, yang kemudian memerintahkan eksekutif Facebook untuk menggunakan ponsel Android bukan iPhone. Dengan alasan bahwa lebih banyak pengguna Facebook mengakses platform menggunakan smartphone Android.

Laporan terbaru juga mengklaim bahwa Facebook menyewa sebuah perusahaan public relation bernama Definers Public Affairs, untuk membantu mendorong konten negatif tentang para pesaingnya, termasuk Apple dan Google.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE. com - Permadi Arya atau akrab dipanggil Abu Janda tengah berpolemik dengan platform media sosial Facebook. Abu mengatakan Facebook telah memblokir halaman Abu Janda, dan menudingnya terkait dengan grup penyebar...

SUKABUMIUPDATE. com - Permadi Arya atau biasa dipanggil Abu Janda menggugat paltform media sosial Facebook sebesar Rp 1 triliun. Lewat siaran resminya di Twitter, Abu Janda, menuding platform besutan Mark Zuckerberg ini telah mencemarkan nama...

SUKABUMIUPDATE.com -  Kepala Kebijakan Kemananan Siber Facebook, Nathaniel Gleicher, mengatakan telah menutup ratusan akun Facebook di Indonesia pada 31 Januari 2019. Salah satunya halaman milik Permadi Arya atau Abu Janda. Abu Janda mengancam akan menggugat Facebook Rp 1...

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono pagi ini membuat status cukup mengejutkan di media sosial. Melalui akun facebooknya, Selasa (8/1/2019) pagi sekitar pukul 10.00 WIB, Ajo menduga ada...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya