Waspada 8 Ancaman yang Datang dari Layar Ponsel Anda

Kamis 12 Juli 2018, 02:21 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Telepon genggam atau ponsel adalah hal pertama yang Anda lihat di pagi hari dan hal terakhir yang dilihat sebelum tidur. Layar pada telepon genggam, tablet, dan laptop sudah dirancang agar bisa mengeluarkan sinar yang cukup terang sehingga dapat dilihat saat hari yang terik sekalipun.

Bahkan, saat malam, cahaya terang yang dihasilkan layaknya “jendela kecil” ditembus cahaya. Hal tersebutlah yang menyebabkan Anda mengalami kesulitan tidur. Jika kebiasaan ini diteruskan tentunya akan berakibat buruk pada kesehatan.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tubuh kita secara alami akan mengikuti sebuah siklus yang dimana saat pagi hingga sore kita menjadi terjaga dan saat malam kita diharuskan untuk beristirahat. Tetapi, ketika kita melihat layar ponsel pada saat kita sudah siap untuk tidur, otak kita menjadi bingung.

Paparan cahaya biru-putih yang dilepaskan oleh telepon genggam, laptop, dan gadget elektronik lainnya di malam hari mencegah otak kita melepaskan melatonin, yaitu hormon yang memberi tahu tubuh kita bahwa itu adalah malam hari. Menurut Nature Neuroscience Harvard Health Publications, terganggunya produksi hormon melatonin ini dapat mengganggu siklus tidur Anda dan menuntun pada penyakit serius lainnya.

1. Menatap layar telepon genggam terlalu lama dapat mengurangi tingkat kedip dan menyebabkan mata menjadi tegang. Tegang pada mata akan membuat mata menjadi iritasi, kering, dan kabur.

2. Saat jam tidur Anda sudah tidak lagi teratur, dimungkinkan Anda akan sulit untuk fokus dan juga mengurangi daya ingat Anda di masa depan.

3. Selain terganggunya kerja hormon melatonin, sinar yang dihasilkan layar telepon genggam juga dapat mengacaukan kerja hormon pengontrol lapar sehingga berpotensi meningkatkan risiko obesitas.

4. Dalam jangka panjang, kurang tidur dapat menyebabkan penumpukan neurotoksin. Hal tersebut membuat Anda menjadi semakin sulit untuk tidur yang lelap.

5. Kualitas tidur yang buruk karena terlalu lama terpapar sinar layar telepon genggam dapat membuat Anda kesulitan dalam belajar.

6. Paparan sinar layar saat malam hari dan jam tidur yang tidak teratur juga berhubungan terhadap peningkatan risiko kanker payudara prostat.

7. Orang yang tingkat hormon melatonin terganggu dan terlalu lama melihat layar telepon genggam akan lebih rentan terkena depresi.

8. Beberapa penelitan menunjukkan bahwa Anda akan lebih rentan mengalami penurunan daya ingat dan konsentrasi jika Anda meletakkan ponsel di dekat Anda saat sedang fokus mengerjakan sesuatu.

Sumber: Tempo

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Motor25 April 2024, 11:00 WIB

8 Dampak yang Terjadi Apabila Motor Jarang Dipanaskan, Yuk Kenali!

Jarang memanaskan motor dapat menimbulkan beberapa dampak negatif.
Jarang memanaskan motor  dapat menimbulkan beberapa dampak negatif. | (Sumber : Freepik.com/@ pressfoto)
Food & Travel25 April 2024, 06:00 WIB

Cara Membuat Rebusan Daun Mahkota Dewa untuk Mengatur Gula Darah, Ini 7 Langkahnya!

Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum mengonsumsi rebusan atau ramuan herbal apa pun, termasuk rebusan daun mahkota dewa.
Cara Membuat Rebusan Daun Mahkota Dewa. Foto: Instagram/@kebuhbuahkita
Science25 April 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 25 April 2024, Pagi Cerah Berawan dan Siang Potensi Hujan

Cuaca Sukabumi dan sekitarnya pada 25 April 2024, berpotensi pagi cerah dan hujan siang hari di semua wilayah Jawa Barat.
Ilustrasi - Cuaca Sukabumi dan sekitarnya pada 25 April 2024, berpotensi pagi cerah dan hujan siang hari di semua wilayah Jawa Barat. (Sumber : Freepik)
Sukabumi Memilih25 April 2024, 00:04 WIB

Ditutup 25 April, DPC Demokrat Jaring 7 Bacalon Bupati/Wakil Bupati Sukabumi

Tercatat sebanayk tujuh orang yang menyatakan akan maju menjadi calon bupati / wakil bupati Sukabumi yang akan maju melalui partai demokrat
Bambang Topan Firmasyah bakal calon wakil Bupati di Pilkada 2024 saat mendaftar di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi24 April 2024, 23:27 WIB

Dinas PU Perbaiki Titik Kerusakan di Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu Sukabumi

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi melakukan perbaikan jalan rusak yang sempat menjadi keluhan warga di ruas Jalan Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu.
Petugas Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi perbaiki jalan Jendral Ahmad Yani di Palabuhanratu | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi24 April 2024, 22:55 WIB

Pelaksanaan PSAJ Tingkat SMP di Kabupaten Sukabumi Diikuti 25.576 Siswa

Pelaksanaan ujian sekolah kini berganti nama menjadi Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ).
Siswa SMPN 1 Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi saat mengikuti Penilauan Sumatif Akhir Jenjang atau PSAJ | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi24 April 2024, 22:03 WIB

Pengelola Parkir Pasar Surade Sukabumi Anggap Keluhan Pengunjung Bahan Evaluasi

Pengelola parkir di Pasar Surade Kabupaten Sukabumi memberikan tanggapan terkait keluhan pengunjung soal tata cara memungut uang parkir yang dilakukan oleh petugas.
Kondisi pasar Surade Sukabumi pada, Rabu (24/4/2025) | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi24 April 2024, 21:13 WIB

Pria Paruh Baya Tewas Tergantung di Bojonggenteng Sukabumi Tinggalkan Secarik Surat

Belum diketahui motif bunuh diri yang dilakukan pria paruh baya di Bojonggenteng Sukabumi tersebut.
(Foto Ilustrasi) Pria paruh baya ditemukan tewas tergantung di Bojonggenteng Sukabumi. | Foto: Istimewa
Sehat24 April 2024, 21:00 WIB

Kaya Vitamin C, Inilah 10 Manfaat Buah Jeruk Bali untuk Kesehatan

Jeruk Bali mengandung vitamin C yang tinggi, yang penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, membantu penyembuhan luka, dan melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Manfaat Buah Jeruk Bali untuk Kesehatan. Foto: Instagram/@uyah_oyok
Life24 April 2024, 20:40 WIB

Mengejutkan, Ini 10 Alasan Mengapa Anak Berperilaku Buruk dan Cara Menanganinya

Anak-anak umumnya akan menunjukkan perasaan dan keinginan mereka dalam bentuk perilaku yang belum mampu diutarakan dengan beberapa alasan yang mengejutkan.
Ilustrasi anak berperilaku buruk. (Sumber : Freepik)