Menu

20 Sep 2020, 00:00 WIB

Kualifikasi Piala Dunia Ditunda Gara-gara COVID-19, Presiden FIFA Prihatin

Presiden FIFA, Gianni Infantino | Sumber Foto: (AFP)

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden FIFA Gianni Infantino mengaku prihatin dengan penundaan berturut-turut kualifikasi Piala Dunia 2022 yang disebabkan oleh pandemi COVID-19.

"Saya prihatin dan ini jelas merupakan masalah nyata, terutama jika pandemi tidak berhenti atau mereda, atau kami tidak mulai bermain dengan cara normal," kata Infantino kepada wartawan seusai Kongres FIFA seperti dikutip Reuters, Sabtu (19/9/2020) WIB.

Selain penundaan waktu penyelenggaraan, pandemi COVID-19 yang berkepanjangan kemungkinan juga akan membuat FIFA melakukan penyesuaian format turnamen dalam beberapa kasus.

"Kami berada di tangan otoritas kesehatan," kata Infantino.

Kualifikasi Piala Dunia Zona Amerika Selatan, yang dimulai pada Maret, tidak akan berlangsung hingga bulan depan, sedangkan awal turnamen CONCACAF, yang seharusnya dilakukan bulan ini, telah ditunda hingga Maret tahun depan. Sementara itu, enam pertandingan telah ditunda dalam kompetisi kualifikasi Zona Asia.

Infantino mengatakan bahwa badan sepak bola dunia telah membuka kemungkinan adanya tambahan untuk pertandingan internasional pada Januari 2022.

Jika terlaksana, hal itu diperkirakan akan membuat klub-klub di Eropa kecewa karena harus merelakan sejumlah pemain mereka ke timnas di tengah kompetisi.

Alternatif solusi yang mungkin diambil adalah memainkan tahap kualifikasi di satu tempat, bukan di kandang atau tandang (home and away).

Infantino menambahkan bahwa slot November/Desember untuk Piala Dunia 2022 di Qatar setidaknya memberi FIFA ruang untuk bernafas.

Infantino juga melontarkan kritik terselubung terhadap Serie A Italia, di mana Juventus telah memenangkan gelar selama sembilan musim terakhir, dan ia menyarankan bahwa sistem playoff pun dapat menjadi alternatif dari format konvensional kandang dan tandang untuk liga nasional.

"Seseorang mengatakan kepada saya bahwa hal-hal ini terdengar seperti NBA dan tidak begitu bagus untuk sepak bola. Namun, saya bertanya kepada Anda ... apakah menurut kami liga Italia sangat menarik dalam sembilan tahun terakhir? Persaingan macam apa di mana 90% tim ingin finis di posisi kedua?."

"Bukan presiden FIFA yang mengatakan bagaimana sepak bola harus dimainkan ... tapi sah untuk berpikir ada cara lain untuk memainkan kompetisi," kata Infantino seperti dimuat Antara.

Sumber: Suara.com

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bertemu manajemen BRI untuk membahas mekanisme penyaluran BPUM (Bantuan Permodalan Usaha Mikro). Pemerintah daerah tak ingin proses penyaluran bantuan uang Rp 2.4 juta tersebut...

SUKABUMIUPDATE.com - Tersiarnya kabar soal salah satu pegawai Sekretariat Daerah (Setda) Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi terpapar virus corona atau Covid-19, ditanggapi Satgas Covid-19 Kabupaten Sukabumi. Koordinator Unit Teknis Medis Satgas Covid-19 Kabupaten...

SUKABUMIUPDATE.com - Uni Emirat Arab atau UEA menetapkan nama Presiden Joko Widodo sebagai nama jalan di Abu Dhabi pada 19 Oktober 2020. Peresmian Jalan Presiden Joko Widodo alias President...

SUKABUMIUPDATE.com - Kampanye tatap muka masih menjadi pilihan dan banyak dilakukan oleh para pasangan calon kepala daerah yang mengikuti kontestasi pada Pilkada Serentak 2020.  Hal itu diungkapkan Komisioner Badan Pengawas...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya