Menu

19 Mar 2020, 16:00 WIB

Naik Drastis, Pemain Konfirmasi Kasus Positif Corona di Sampdoria Kini 15

Gelandang Sampdoria, Jakub Jankto (kanan) dibayangi gelandang Juventus, Adrien Rabiot pada sebuah laga Liga Italia 2019/2020. | Sumber Foto:Marco Bertorello / AFP

SUKABUMIUPDATE.com - Situasi pandemi Virus Corona di skuat Sampdoria ternyata jauh lebih buruk dari yang diperkirakan. Gelandang Jakub Jankto mengonfirmasi jika kini ada 15 orang di klub yang positif terangkit COVID-19!

Dilansir dari suara.com, sebelum berita ini diturunkan, Sampdoria memang mengonfirmasi hanya enam pemain mereka yang positif terinfeksi Corona.

Keenam pemain tersebut adalah Manolo Gabbiadini, Albin Ekdal, Antonino La Gumina, Morten Thorsby, Fabio Depaoli dan Bartosz Bereszynski.

Sementara itu, Omar Colley yang sempat ditakutkan positif, akhirnya dinyatakan negatif Corona usai menjalani tes kedua.

Namun, Jankto kini hadir dengan update terbaru yang tentunya bakal membuat tifosi Il Samp --julukan Sampdoria, baik yang berada di Genoa maupun di seluruh dunia semakin menghela napas panjang. 

Jankto membeberkan jika saat ini ada 15 orang di klub Sampdoria yang positif terinfeksi Corona, meski gelandang berpaspor Republik Ceko itu tidak menyebut secara detil, sembilan orang yang belum terungkap itu dari kalangan pemain, staf pelatih, ataupun dari elemen lain.

"Saat ini ada 15 orang di klub yang terinfeksi virus ini. Tapi, saya tak bisa mengungkapkannya satu per satu," ucap Jankto seperti dimuat Football Italia, Kamis (19/3/2020).

"Bagi saya sendiri, seluruh keluarga saya saat ini terisolasi di sebuah apartemen. Kami tidak bisa kemana-mana. Ini sungguh membuat frustrasi ketika ruang gerak Anda begitu sempit dan terbatas," sambung pemain berusia 24 tahun itu.

"Saya menjalin kontak langsung dengan beberapa rekan saya yang divonis positif (Corona). Sekarang ada 15 yang terinfeksi, tapi bisa saja lebih banyak dari itu. Ini benar-benar masa yang mengerikan, semoga situasi ini cepat berlalu," harapnya.

"Ya, bahkan saya tidak benar-benar yakin jika saya sehat. Detik ini saya merasa baik dan saya berharap tidak terkena virus ini. Mungkin saya memiliki virus ini, hanya saja saya belum tahu. Sudahlah, saya mencoba untuk tidak memikirkannya. Yang bisa saya lakukan sekarang adalah mengikuti protokol dan tetap di dalam ruangan," celoteh Jankto.

Italia sendiri memang merupakan negara Eropa terparah yang terkena imbas pandemi global Corona. Tercatat sudah 2,978 individu meregang nyawa akibat COVID-19 ini.

Sumber: Suara.com

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Di awal pandemi COVID-19, anak-anak disebut sebagai kelompok usia yang relatif tidak rentan terinfeksi virus corona. Melansir dari tempo.co, namun, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengemukakan fakta...

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari suara.com, pandemi virus corona memang tidak hanya membuat orang terinfeksi Covid-19. Tapi juga membuat pasien penyakit lainnya mestir menunda pengobatannya. Selama lebih dari dua bulan sudah...

SUKABUMIUPDATE.com - Selama lebih dari dua bulan di rumah saja, setiap orang tentu mengalami perubahan dari segi kegiatan. Dilansir dari tempo.co, beberapa di antaranya mungkin melakukan dengan berlebihan, namun...

SUKABUMIUPDATE.com - Kabupaten Cianjur tercatat dalam daftar 15 kota/kabupaten di Jawa Barat yang termasuk level 2 atau zona biru pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya