Menu

18 Mei 2019, 05:20 WIB

Juventus Gagal di Liga Champions, Allegri Lengser Akhir Musim Ini

Ekspresi pelatih Juventus, Massimiliano Allegri setelah disiram oleh anak-anak asuhannya saat merayakan kemenangan mereka, di Allianz Stadium, Turin, Italia, Sabtu, 20 April 2019. | Sumber Foto:REUTERS/Massimo Pinca

SUKABUMIUPDATE.com - Massimiliano Allegri akan mengundurkan diri sebagai posisi pelatih Juventus pada akhir musim. Demikian diumumkan klub juara Seri A Liga Italia tersebut.

Masa depan Allegri terus jadi bahan spekulasi setelah Juventus disingkirkan Ajax dari babak perempat final Liga Champions. Soalnya, Juve dianggap sebagai tim favorit dalam kompetisi top Eropa musim ini setelah mendatangkan Cristiano Ronaldo.

Kekalahan dari Ajax kemudian menghapus mimpi mereka. Sejumlah suporter juga menjadi frustrasi dengan taktik pragmatis yang diperagakan Allegri, meskipun dia sukses memimpin Juve meraih gelar Seri A, yang kedelapan berturut-turut pada 2018-19.

Setelah bertemu dengan presiden Andrea Agnelli minggu ini, kabar soal akhir Allegri sudah santer terdengar. Jumat ini, Juve pun akhirnya menegaskan akan mulai mencari pelatih baru.

"Massimiliano Allegri tidak akan berada di bangku Juventus untuk musim 2019-2020," demikian pernyataan klub itu. "Pelatih dan presiden, Andrea Agnelli, akan bertemu media bersama di konferensi pers Sabtu, 18 Mei, pukul 14.00 (waktu setempat) di aula konferensi pers Stadion Allianz."

Allegri telah dikaitkan dengan beberapa klub di luar Seri A dalam beberapa waktu terakhir. Paris Saint-Germain dan Chelsea disebutkan tertarik memakai jasanya.

Allegri akan memimpin pertandingan kandang terakhir Juventus melawan Atalanta pada hari Minggu, sebelum melakukan perjalanan ke Sampdoria untuk pertandingan terakhirnya di pucuk pimpinan pada hari Sabtu berikutnya.

Laporan media menyatakan kandidat ideal Juventus adalah pelatih Manchester City Pep Guardiola. Sedangkan mantan gelandang Claudio Marchisio mendesak klub untuk memilih pelatih Liverpool Jurgen Klopp. Namun, keduanya tampaknya akan sulit didatangkan, sehingga muncul nama pelatih Prancis Didier Deschamps , yang juga mantan pemain Juventus.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Satu keluarga terpaksa mengungsi setelah rumah yang dihuninya terbakar, Sabtu (8/8/2020). Kebakaran yang melanda rumah semi permanen berukuran 6 meter x 5 meter milik Syamsul (50 tahun) itu...

SUKABUMIUPDATE.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Muhammad Hudori mengatakan Kemendagri mendukung penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membiayai kebutuhan program pencegahan penularan Covid-19 di sekolah. Dilansir dari Tempo.co,...

SUKABUMIUPDATE.com – Hantaman ombak besar (gelombang tinggi) diprediksi masih akan terjadi di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat hingga tanggal 12 Agustus 2020 mendatang. Potensi cuaca buruk ini mengancam...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka Program Indonesia Memanggil untuk posisi spesialis Humas Utama alias Juru Bicara. Dilansir dari Tempo.co, lewat program ini, KPK akan melakukan seleksi untuk...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya