Menu

21 Agu 2017, 11:51 WIB

Saeful M Juara Lori Cimenteng Kabupaten Sukabumi

Saeful mengangkat tropy. | Sumber Foto:Suhendi

SUKABUMIUPDATE.com - Saeful Miad (27 tahun) warga Kampung Cimenteng RT 043/010, Desa Padaasih, Kecamatan Cisaat, keluar sebagai juara balap Lori 300 meter, yang diadakan di Cimenteng, Desa Kecamatan Cicantayaan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Seusai menerima tropy dan hadiah, Saeful mengatakan kemenangan ini berkat kerja sama tim. “Juga dukungan doa. Saya merasa senang bisa memenangkan pertandingan ini, apalagi ditonton ratusan warga,” ujar Saeful Senin (21/8/2017).

Saeful menambahkan olahraga ini sangat menantang maut dan ekstrim. “Trek nya ngeri. Ada dua tikungan yang sangat ekstrim. Namun tidak membuat adrenalin ciut. Kebanyakan peserta jatuh di tikungan,” katanya.

BACA JUGA: Melesat Hingga 60 KM Per Jam, Balapan Lori di Cimenteng Kabupaten Sukabumi

Atas prestasinya itu, Saeful berhak membawa hadiah sebesar Rp1 juta dan piala. Selain Saeful, seorang wanita tampak mengangkat piala diatas panggung. Wanita itu satu-satunya pembalap lori yang ikut dalam perlombaan tersebut.

Ketua Panitia Balap Lori, Riky Saputra ketika dihubungi melalui pesawat seluler menerangkan balap Lori ini kembali digelar dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-72.

“Kegiatan terselenggaranya dengan sukses atas kerja sama seluruh anggota FKPM Cimenteng, Rumah Sakit Setukpa Lemdiklat Polri, Puskesmas Cijabon dan ahli patah tulang Cicantayan bapak Hamid, pun media yang sudah peduli meliput kegiatan tersebut,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan ini mendapat kepedulian dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sukabumi atau pihak swasta. Sebab, bala lori ini, tambah dia, merupakan olahraga warisan nenek moyang. “Dan kami berharap, lori menjadi budaya dan bagian dari pariwisata,” ungkapnya.

BACA JUGA: Melesat Hingga 60 KM Per Jam, Balap Lori Cimenteng Kabupaten Sukabumi Melegenda

Riky mengatakan kegiatan balap lori ini, diadakan setahun sekali di jalan Provinsi Cimenteng, Kecamatan Cicantayan, tidak jauh dari Jalan Nasional. “Olahraga yang manantang maut ini, diadakan hanya saat memperingati HUT RI. Tidak bisa dilakukan pada even-event biasa, karena trek yang digunakan jalan umum,” tandasnya.

Reporter : SUHENDI/Kontributor
Redaktur : RONY M SAMOSIR
Sumber : Suhendi
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar proses pengujian spesimen bisa lebih dipercepat dengan target hingga 20 ribu per hari. Dengan begitu, pemerintah berencana untuk merekrut relawan besar-besaran...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md memastikan tak akan ada penundaan Pilkada 2020. Pilkada yang telah digeser jadwalnya menjadi 9 Desember 2020, akan tetap...

SUKABUMIUPDATE.com - Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Endang L. Achadi memprediksi kehidupan normal baru di tengah wabah Covid-19 akan berlangsung lama. Menurut dia, itu karena butuh waktu yang...

SUKABUMIUDPATE.com - Liga Inggris secara resmi memberlakukan format lima pergantian pemain untuk sisa pertandingan musim 2019/20 yang akan digelar kembali pada 17 Juni mendatang. Sebagaimana diketahui, Liga Inggris sempat...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya