//
Menu

21 Nov 2020, 20:01 WIB

Lintasan Ultra Maraton Geopark Ciletuh Sukabumi Diperkenalkan Pada Dunia

Pelari ultra marathon saat melintasi jalur sabuk Ciletuh, 21 November 2020 | Sumber Foto:ISTIMEWA

SUKABUMIUPDATE.com – Puluhan pelari ultra maraton Indonesia termasuk dari Sukabumi, menjajal lintasa sabuk Geopark Ciletuh, Sabtu (21/11/2020). Start dari pendopo Palabuhanratu, menyusuri pantai, menyinggahi sejumlah spot wisata sekaligus geosite geopark ciletuh hingga finis di Curug Sodong.

Ini adalah event Exhibition Ciletuh Geopark Run Series yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). “Tadi dilepas oleh pak Kadis Pariwisata dan perwakilan dari kemeparkrat dan pengelolah UNESCO Global Geopark (UGGp),” jelas Ketua Bidang Humas dan Kerjasama BP CPUGGp Yudi Panca Yoga kepada sukabumiupdate.com.

Merupakan kegiatan promosi event yang direncanakan akan berlangsung pertengahan 2021 mendatang di lima kawasan UNESCO Global Geopark (UGGp) di Indonesia. Diantaranya, Rinjadi, Batur, Gunung Sewu, Ciletuh Palabuhanratu dan Toba Caldera. “Ini dimaksudkan untuk mempromosikan pesona dan keindahan alam objek wisata Geopark di Indonesia termasuk Ciletuh,” sambung Yudi.

“Awalnya Ada 10 influencer runners yang akan datang tapi satu orang berhalangan jadi tadi influencer runnersnya ada 9, ditemani oleh 30 runner dari komunitas lokal di Sukabumi,” ungkap Yudi.

Exhibition Ciletuh Geopark Run Series dilepas di Pendopo Palabuhanratu

Rutenya dari Gedung Pendopo Sukabumi Palabuhabratu – Jalan Pita – Goa Lalay – Rawa Kalong, Jembatan Cimandiri – Jalan Geopark Palabuhanratu – Wihara Kwan Im – Puncak Gebang – Puncak Dharma – Curug Cimarinjung dan finish di Curug Sodong. Total jarak kurang lebih 50 kilometer. 

“Mereka berhasil finish di Curug  Sodong pada pukul 17.00 WIB. Artinya mereka berlari selama lebih dari 10 jam. Menikmati sejumlah spot wisata dan geosite di sepanjang jalur marathon,” beber Yudi.

BACA JUGA: Webinar Para Ahli Bahas Masa Depan Geopark Ciletuh dan Status Unesco

Inti dari acara tersebut memang memperkenalkan geosite dari Geopark Ciletuh kepada para influencer marathon ini agar mereka bisa bercerita kepada dunia. Sehari sebelumnya mereka diterima di Geopark Information Center dan lanjut ke Kampung Adat Sinaresmi.

“Exhibition Ciletuh Geopark Run ini, untuk mengeksplorasi dan menunjukan keindahan geopark Ciletuh secara luas dan meyeluruh kepada runner melalui konten yang dibuat influencer runners dan lokal running komunitas,” tegasnya.

Promosi ini akan sangat berpengaruh pada pelaksanaan Geopark Run Series khususnya di Palabuhanratu pada Juli 2021 mendatang. “Kita berharap pandemi berakhir dari pelari-pelari ultra marathon nasional dan mancanegara nantinya bisa hadir,” pungkasnya.

Ingat pesan ibu: Wajib 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

 

Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Satgas penanganan Covid-19 Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi, Rabu malam tadi (2/12/2020) sekira pukul 22.00 WIB, ikut membantu proses pemakamanan dengan protokol kesehatan di TPU (tempat pemakaman umum)...

SUKABUMIUPDATE.com - Debenhams, department store asal London, Inggris menutup permanen gerainya setelah Arcadia Group mengajukan perlindungan kebangkrutan pada Senin lalu. Arcadia Group sendiri tercatat memiliki lebih dari 2.500 gerai...

SUKABUMIUPDATE.com - Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan di area mushola SPBU Lodaya, Jalan Raya Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (2/12/2020) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Saat...

SUKABUMIUPDATE.com - Parlemen Jepang telah mengeluarkan Undang-undang untuk memberikan vaksin Covid-19 seluruh warga negara dengan biaya yang ditanggung pemerintah pusat. Dilansir dari Tempo.co, Undang-undang tersebut dikeluarkan setelah majelis tinggi parlemen...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya