Menu

07 Apr 2019, 05:00 WIB

Kata Fajar / Rian Setelah Kandas di Semifinal Malaysia Open

Pasangan ganda bulu tangkis Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. | Sumber Foto:(badmintonindonesia.org).

SUKABUMIUPDATE.com -  Tak ada wakil Indonesia yang bisa melanjutkan langkah ke babak final Malaysia Open 2019. Setelah Jonatan Christie dikalahkan andalan Cina, Chen Long, ganda putra Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto juga kalah dari pasangan Jepang, Takeshi Kamura/ Keigo Sonoda 13-21, 20-22.

Dalam pertandingan di Kuala Lumpur, Sabtu, dominasi pasangan Jepang sangat kentara sejak awal set pertama.  Hingga turun minum di set pembuka, Takeshi Kamura/ Keigo Sonoda sudah unggul 11-6. Set ini akhirnya dimenangi Kamura/Sonoda dengan skor 21-13.

Memasuki set kedua Fajar/Rian berusaha melayani permaianan cepat Kamura/Sonoda. Walau diawal set sempat keteteran, namun Fajar/Rian tetap berusaha mengejar. Usaha mereka cukup berhasil sehingga di pertengahan set Fajar/Rian bisa menyamakan kedudukan 11-11. Permainan berjalan alot hingga menjelang akhir set.

Sayang, di poin-poin kritis Fajar/Rian beberapa kali melakukan unforced error karena tekanan Kamura/Sonoda yang begitu kuat. Set kedua pun dimenangi pasangan Jepang 22-20 sekaligus memastikan langkah mereka ke babak final Malaysia Open 2019.

Ditemui setelah pertandingan Fajar/Rian menyampaikan penyesalannya karena gagal menembus babak final. “Yang pertama sekali, kami mohon maaf, karena kami harus terhenti di semi final,” kata dia. “Harus diakui memang kita kalah tekanan, karena power mereka benar-benar kencang. Sehingga kita susah untuk keluar dari tekanan."

Senada dengan Fajar, kuatnya tekanan pasangan Jepang juga diakui Rian Ardianto. “Drive-drive kita hari ini memang agak naik, itu dia masalahnya tekanan mereka sangat kencang, sehingga pengembalian kita banyak naik.”

Kekalahan di semifinal Malaysia Open ini akan jadi bahan evaluasi bagi Fajar/Rian. “Kita ambil pelajaran dengan mengevaluasi cara mengatasi ketika tekanan lawan begitu kuat, cara merubah pola-pola permainan kita dan yang pasti kita harus membangun power lagi, karena tadi kita benar-benar kalah power,” kata Fajar.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya dalam memutus penyebaran pandemi Covid-19 atau virus Corona. Salah satunya, yakni larangan memarkirkan kendaraan baik roda dua maupun roda empat di area...

SUKABUMIUPDATE.com - Epidemiolog Pandu Riono meragukan protokol Covid-19 di kantor yang dibuat Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bakal dipatuhi. Dilansir dari tempo.co, ia berpatokan pada rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang tenaga kesehatan (nakes) Kota Sukabumi berinisial A, harus menelan pil pahit saat dirinya dinyatakan sebagai pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani isolasi di RSUD R Syamsudin...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemberlakuan absensi shareloc live diberlakukan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur di hari pertama masuk kerja, Selasa (26/5/2020). Shareloc live dikirim sejak pagi dan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya