Menu

01 Apr 2019, 05:02 WIB

Heboh, Petinju Ini Didiskualifikasi Usai Menggigit Lawan di Ring

David Price melepaskan pukulan ke wajah Kash Ali dalam laga di Liverpool, Inggris pada Sabtu 30 Maret 2019. Price dinyatakan menang diskualifikasi pada ronde 5 setelah Kash menggigitnya sebanyak dua kali. | Sumber Foto:(ANTARA FOTO/Reuters/Lee Smith/ama.

SUKABUMIUPDATE.com  -  Peristiwa ganjil terjadi dalam laga kelas berat antara dua petinju Inggris, David Price vs Kash Ali yang digelar di Liverpool, Sabtu 30 Maret 2019.

Ali, petinju Ingggris keturunan Pakistan dinyatakan kalah diskualifikasi pada ronde kelima setelah dua kali menggigit badan Price saat mereka bergumul. Ali harus merima getahnya, turun dari ring dengan dihujani lemparan berbagai botol dan gelas plastic.

Tindakan Ali itu dia lakukan setelah Price melepaskan pukulan yang mengenai sasaran di rahang lawannya. Ali limbung dan berusaha berpegangan pada Price hingga mereka jatuh. Saat dalam posisi jatuh di kanvas itulah, Ali menggigit Price hingga dua kali.

 “Saya tidak akan sudi melakukan tanding ulang melawan petinju yang bertindak mirip binatang, seperti yang ditunjukkan Ali,” ujar Price.

Badan Pengawas Tinju Profesional Inggris belum menentukan hukuman untuk Ali. Petinju berusia 27 tahun tersebut masih harus menjalani sidang pada pertengahan pekan depan.

Peristiwa gigitan dalam pertarungan tinju bukan sekali ini terjadi. Pada tahun 1999, Adrian Dodson dihukum 18 bulan plus denda 1000 pound sterling setelah menggigit Alain Bonnamie dalam pertarungan kelas menengah.

Tahun 2009 petinju kelas berat Inggris, Dereck Chisora diskors selama 5 bulan plus denda 2500 pound sterling. Pada tahun 2015 petinju asal Spanyol, Wadi Camacho juga didiskualifikasi karena menggigit petinju asal Wales, Craig Kennedy.

Kasus gigitan dalam laga tinju dunia paling menggemparkan tentu saja pertarungan antara Mike Tyson vs Evander Holyfield di Las Vegas pada tahun 1997. Tyson menggigit telinga Holyfield hingga koyak sehingga harus didiskualifikasi serta dicabut izin bertandingnya.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Ferrari mendapat peringatan dari federasi otomotif internasional, FIA, karena kedapatan melanggar protokol kesehatan seusai penyelenggaraan Grand Prix Austria akhir pekan lalu. Dilansir dari tempo.co, pebalap Ferrari Charles...

SUKABUMIUPDATE.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi memastikan tidak ada intruksi penghentikan pelayanan untuk warga yang ingin mengakses Jaminan Persalinan (Jampersal) di semua mitra fasilitas kesehatan. Surat Dinkes soal penghentian...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Desa Bojongjengkol Dadan Sutisna, angkat bicara terkait persoalan si gadis pelukis asal Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Feby Ayu Rianti (17 tahun) dengan ibu kandungnya Yani. Dadan...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menghukum inkumben yang menggunakan program penanganan pandemi Covid-19 untuk pencitraan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya