//
Menu

17 Nov 2020, 21:31 WIB

Banjir di Tegalbuleud Sukabumi, Lahan Pertanian dan 3 Kampuang Terendam

SUKABUMIUPDATE.com - "Sekitar 300 hektar sawah yang baru ditanam saat ini terendam luapan air Sungai Ciparanje," ujar P2BK Tegalbuleud Dedi Rukmana kepada sukabumiupdate.com, Selasa (17/11/2020).

Kondisi tersebut sudah berlangsung selama hampir tiga hari, sambung Dedi, terutama di Kampung Sukamaju Desa Buniasih dan Balekambang serta Rancajawa Desa Tegalbuleud. Hujan yang dimulai pada hari Minggu (15/11/2020) ini mengakibatkan banjir dengan kedalaman air mencapai sekitar satu meter. Namun saat ini air mulai surut dan hanya mencapai 50 sentimeter lebih.

Dalam informasi yang dihimpun, di Kampung Rancajawa ada sekitar 15 rumah dan di Kampung Sukamaju sekitar 50 rumah. Sementara di Kampung Balekambang sendiri hanya merendam areal persawahan karena jauh dari permukiman.

"Selain lahan pertanian, juga akses jalan desa Citapen masih tergenang air," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, ribuan hektar lahan persawahan di Desa Tegalbuleud, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi terendam air. Air tersebut datang dari luapan Sungai Cibuni dan Sungai Ciparanje.

Salah seorang warga, Saep (45 tahun) mengatakan, areal persawahan itu telah terendam sejak beberapa hari yang lalu karena instensitas hujan yang tinggi sehingga menyebabkan arus sungai meluap. "Sudah empat malam. Ribuan hektar di wilayah Tegalbuleud," kata Saep kepada sukabumiupdate.com, Selasa (17/11/2020).

Saep menuturkan, bila sawah itu terendam hingga sepekan maka akan hancur dan harus kembali ditanam. Hal itu tentunya membuat biaya yang dikeluarkan menjadi berkali lipat. Diketahui bahwa areal persawahan yang terendam tersebut berada di Kampung Datarnangka, Citamiang, dan Ciogong Desa Tegalbuleud.

"Kadang kalau satu minggu udah basi total lagi, mulai menanam lagi. Kalau ada sisa benih ditanamkan," jelasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : OKSA BC
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Ada banyak jenis makanan yang tidak sehat dan orang tidak bisa menahan diri untuk tidak memilikinya. Ini terjadi karena kecanduan makanan. Dilansir dari Tempo.co, ini terutama terjadi pada...

SUKABUMIUPDATE.com - Tinggal serumah dengan orang yang positif Covid-19 bisa membuat khawatir dan stres. Meskipun penting untuk merawat yang sakit, orang juga perlu menjaga kesehatan sendiri karena mungkin saja...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan asrama haji akan menjadi tempat untuk karantina jemaah umrah sebelum berangkat. Ia menyebut lamanya karantina maksimal tiga hari. "Karena memang kita sudah sepakat...

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Jokowi menerbitkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) nomor 22 tahun 2020 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya