//
Menu

13 Nov 2020, 21:23 WIB

Mayat Pria Berbusana Hitam Ditemukan di Perairan Ujung Genteng Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Namun warga sekitar lokasi mengenali pria tersebut sebagai warga Bandung. Pria ini datang ke kawasan objek wisata Ujung Genteng menggunakan motor.   

"Dia datang pada hari Rabu, 11 November 2020 sekira pukul 11.00 WIB dan langsung pergi main. Sore harinya  disimpan motor di halaman Masjid Al-Barokah Ujung Genteng sambil melaksanakan salat," ucap Rian (20 tahun), warga Ujung Genteng RT 01/01 Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi kepada sukabumiupdate.com.

"Terakhir melihat pada Rabu malam sekira pukul 23.00 WIB di masjid dan sempat menyuruh beli bensin. Kami sempat mencarinya dan dia pun membawa tas gendong/ransel warna hitam. Sempat ditanya, dia bilang orang Bandung," terangnya.

Mayat tersebut telah dievakuasi oleh petugas SAR, warga dan Rukun Nelayan Ujung Genteng Sukabumi. Saat ini jenazah dibawa ke RSUD Jampang Kulon, oleh pihak kepolisian setempat.

Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat pria ditemukan mengambang di perairan Ujung Genteng Sukabumi pada Jumat (13/11/2020) sekira pukul 14.00 WIB.

Warga di lokasi kejadian, Rohmat Jawa (39 tahun) mengatakan, pertama kali terlihat mayat tersebut mengambang dalam posisi menelungkup di perairan Ujung Genteng Sukabumi.

"Kelihatan oleh yang mencari mata lembu. Lalu saya dipanggil dan saya menghampiri untuk melihat. Kemudian saya bawa ban dan berenang, sehingga mayat tersebut bisa didorong berdua dengan teman ke darat," kata Rohmat kepada sukabumiupdate.com.

Mayat pria berbusana serba hitam tersebut nampak menggunakan sepatu sneakers warna hitam dengan garis putih. Rohmat menyebut, ditemukan tas pinggang bersama mayat pria itu. "Ada tas pinggang," singkatnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : OKSA BC
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Keluhan nyeri dada tak bisa diremehkan. Apalagi jika nyeri itu terasa sampai tembus ke bagian punggung. Banyak penyakit yang memicu nyeri dada dan bisa juga disebabkan komplikasi....

SUKABUMIUPDATE.com - Ada banyak jenis makanan yang tidak sehat dan orang tidak bisa menahan diri untuk tidak memilikinya. Ini terjadi karena kecanduan makanan. Dilansir dari Tempo.co, ini terutama terjadi pada...

SUKABUMIUPDATE.com - Tinggal serumah dengan orang yang positif Covid-19 bisa membuat khawatir dan stres. Meskipun penting untuk merawat yang sakit, orang juga perlu menjaga kesehatan sendiri karena mungkin saja...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan asrama haji akan menjadi tempat untuk karantina jemaah umrah sebelum berangkat. Ia menyebut lamanya karantina maksimal tiga hari. "Karena memang kita sudah sepakat...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya