Menu

10 Mar 2020, 23:29 WIB

Video: Usai Gempa, Sukabumi Diselimuti Kabut Tebal, Ada Apakah?

SUKABUMIUPDATE.com - Warga yang sedang berada di kawasan Kota Sukabumi, Budiono (21 tahun) membenarkan, kawasan pusat Kota Sukabumi terlihat lebih adem lantaran kabut menyelimuti. "Jarak pandang sekitar 20 meteran lebih. Tapi enggak terlalu tebal sih, cuma suasananya jadi sedikit sejuk," kata Budiono kepada sukabumiupdate.com.

Selain di Kota Sukabumi, kabut juga terlihat di kawasan Cibaraja, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. "Lumayan berkabut, tapi karena gelap jadi enggak terlalu kelihatan," kata Bahtiar (22 tahun), warga Cibaraja.

Melesat ke kawasan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, peristiwa serupa juga terjadi di Kampung Cibodas Hilir, Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu. "Kawasan Cibodas sedikit berkabut," kata Nandi (32 tahun), warga setempat.

Di kawasan Pajampangan, kabut juga tak ketinggalan menyelimuti. "Gelap sih, tapi kabut lumayan terlihat. Yang tidak terlihat bulan, tertutup awan," kata Dindin (35 tahun) warga Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Kemudian di Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, kabut menyelimuti beberapa lokasi usai gempa merusak beberapa rumah di kawasan tersebut. "Kalapanunggal berkabut setelah diguncang gempa," kata Syahrul (25 tahun) warga yang sedang berada di Desa Pulosari, Kalapanunggal.

Kabid Informasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan, fenomena kabut yang turun usai Sukabumi diguncang gempa tidak berhubungan.

"Tidak ada hubungan antara gempa dan kabut. Kabut adalah uap air yang berada dekat permukaan tanah berkondensasi dan menjadi mirip awan. Hal ini biasanya terbentuk karena hawa dingin membuat uap air berkondensasi dan kadar kelembaban mendekati 100 persen," kata Daryono melalui pesan singkat.

 

Redaktur : Herlan Heryadie

Video Editor : M Gumilang

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO pada Rabu, 27 Mei 2020, mengumumkan pembentukan sebuah yayasan yang akan menjadi sumber pendanaan baru, di mana uang yang terkumpul di yayasan...

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden AS Donald Trump akan menandatangani perintah eksekutif pada perusahaan media sosial pada hari Kamis setelah Trump mengancam akan menutup situs web yang dituduhnya membungkam suara-suara konservatif. Dilansir...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah DKI Jakarta mensyaratkan mereka yang hendak masuk dan keluar wilayah Ibu Kota memiliki Surat Izin Keluar Masuk selama pandemi Covid-19. Dilansir dari tempo.co, jika tidak mengantongi...

SUKABUMIUPDATE.com - Lima mahasiswa terdakwa kasus meninggalnya Ipda Erwin dan terbakarnya tiga anggota Polres Cianjur dalam aksi unjuk rasa yang berujung ricuh diputuskan bersalah. Terdakwa utama dijatuhi hukuman 12...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya