Menu

18 Jan 2020, 11:55 WIB

Video: Nikmati Panorama Teluk Ciletuh Sukabumi Dari Angkasa

SUKABUMIUPDATE.com - Lokasi take off ada di Puncak Paralayang, Kampung Pamoyanan, Kedusunan Mekarsari 1, Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Lokasinya tidak terlalu jauh dengan Puncak Aher. Rata-rata pilot paralayang mendarat kembali di Pantai Palangpang.

Salah satu pilot paralayang, Dodi Hermawan mengatakan, lokasi itu diambil karena disebut-sebut sebagai spot terbaik dan sangat direkomendasikan, serta berstandar internasional.

"Ketinggian take off 300 meter lebih dengan hembusan ideal angin darat 0-15 kilometer per jam, dan kecepatan angin laut 0-20 kilometer per jam. Bahkan di sore hari bisa sambil menikmati sunset dari ketinggian," ujar pria asal Jakarta tersebut kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (18/1/2020).

Sementara salah satu pengurus Pengcab Persatuan Gantole Paralayang Indonesia (PGPI) Kabupaten Sukabumi, Eden Permana mengatakan, saat ini beberapa orang yang menjajal lokasi Puncak Paralayang baru para wisatawan saja. Namun ia mencatat saat ini ada lima pilot paralayang asal Kota Sukabumi dan dua pilot asal Kabupaten Sukabumi.

"Tentunya ini merupakan PR bagi kami sebagai pengurus untuk mulai merekrut dan melatih para pilot lokal warga sekitar. Tahun 2020 ini kami para pengurus, Ketua PGPI Pak Dadang Hendar dan Pak Dewan Batman akan segera menjaring pilot lokal," jelasn Eden.

Ia menyebut, mereka yang pernah terbang menggunakan paralayang di Puncak Paralayang Ciletuh merasa puas dan ketagihan karena keindahan alam Ciletuh. "Bagi wisatawan yang mau tandem bisa menghubungi nomor 0812-8395-3596 atas nama Loekman Ketua Harian PGPI Kabupaten Sukabumi. Maksimal 15 orang calon penumpang. Harga Rp 500.000 per orang untuk tandem," pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pencarian korban yang hanyut terbawa banjir bandang di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi dilanjutkan hari ini, Rabu (23/9/2020).  Koorpos Basarnas Sukabumi, Faber Sinaga mengatakan, dari...

SUKABUMIUPDATE.com - Ben Adler dari Montreal, Kanada, memproduksi sepeda buatan tangan dari bahan-bahan daur ulang yang diberi merek Etique. Pria 34 tersebut sudah membuat sepeda ramah lingkungan atau rebicycle selama...

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Perindustrian dan Energi Sumber Daya Mineral (DPESDM) Kabupaten Sukabumi menyatakan tak sedikit Industri Kecil Menengah (IKM) yang masih bertahan di tengah imbas ekonomi akibat pandemi Covid-19. Kepala...

SUKABUMIUPDATE.com -  Perempuan lajang kini bukan lagi hal yang tabu atau mendapat stigma negatif dari masyarakat. Pasalnya, melajang merupakan pilihan hidup ketika menikah bukanlah tujuan. Mungkin sebagian wanita melajang karena...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya