Menu

15 Okt 2019, 21:44 WIB

Video: Siswa Kelas Jauh MI Bojongkalong Terpaksa Belajar di Posyandu

SUKABUMIUPDATE.com - Siswa kelas jauh MI Bojongkalong Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, terpaksa menggunakan Posyandu untuk kegiatan belajar mengajar. Pasalnya, kelas jauh MI Bojongkalong di Kampung Cipanengah RT 10/04 Desa Sirnamekar, itu hanya memiliki satu ruangan saja dengan ukuran 8 x 8 meter persegi.

Kondisi tersebut tidak seimbang dengan jumlah 54 siswa kelas I sampai kelas V. Kendati ruangan yang berdiri di tanah wakaf ini sudah disekat dua, namun tetap saja tak menampung jumlah siswa sehingga selain belajar di Posyandu ada juga siswa yang belajar di teras kelas.

Pembina kelas jauh MI Bojongkalong Aang Suryana mengakui keadaan ini begitu memprihatinkan. "Dengan satu ruangan dan jumlah 54 siswa. Siswa harus belajar bergiliran, kalau lama menunggu teras depan sekolah juga dipakai belajar. Bahkan kami sering menggunakan Posyandu, izin kepada kepala desa," jelasnya.

Aang mengatakan, selain dipakai untuk MI Bojongkalong pada siang harinya ruangan dipakai juga untuk belajar MD At Taqwa yang memiliki 42 siswa.

Kelas jauh MI Bojongkalong ini didirikan pada tahun 2014 karena pertimbangan jarak yang cukup jauh antara kelas jauh dengan induk MI Bojongkalong. "Kelas jauh MI Bojongkalong berjarak tujuh kilometer dengan sekolah induk MI Bojongkalong yang berada di Kampung Babakan Sirna Desa Sirnamekar," jelas Aang.

Sejatinya ada sebuah sekolah lain yaitu SDN Bangkonol di Desa Sukaluyu, Kecamatan Kalibunder. Akan tetapi untuk menuju SDN Bangkonol ini melewati jalan setapak dan menyeberangi jembatan gantung Rahong. Mengingat akan keselamatan anak-anak, akhirnya dibangun kelas jauh MI Bojongkalong.

Kini, pihak kelas MI Bojongkalong sangat membutuhkan bantuan untuk menambah kelas. "Kami sangat membutuhkan uluran tangan, untuk menambah ruang kelas," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sirnamekar Ajat Sudrajat mengatakan, untuk saat ini keberadaan lembaga sekolah di wilayah Desa Sirnamekar baru ada dua yaitu MI Bojongkalong dan MTs Asobari. Sedangkan untuk SD tidak ada. Pihak desa sangat ingin membantu namun untuk pembangunan sekolah tak bisa dianggarkan dari dana desa.

"Memang sangat dilema adanya kekurangan ruangan kelas jauh MI Bojongkalong. Pihak desa tidak bisa menganggarkan dari dana desa karena terbentur aturan. Namun kami pun tetap berusaha dengan pihak MI, baik lewat swadaya dan pengajuan lainnya, untuk sementara ini kami pun mempersilahkan siswa kelas jauh MI Bojongkalong untuk memakai Posyandu jika tidak sedang digunakan," pungkasnya

 

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Sebagian relawan uji klinis vaksin Covid-19 mengaku tetap sehat pasca suntikan pertama yang diterima pada Selasa 11 Agustus 2020. Hari itu sekaligus hari pertama pelaksanaan uji klinis...

SUKABUMIUPDATE.com - Forum Nasabah Korban Jiwasraya Saving Plan menyebutkan tak sedikit nasabah sakit dan akhirnya meninggal tanpa tahu kepastian pengembalian uang yang  telah disetor ke PT Asuransi Jiwasraya (Persero). "Sekitar...

SUKABUMIUPDATE.com - Beredar di Facebook foto Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sudah rampung mengusung pasangan Marwan - Iyos di Pilkada Kabupaten Sukabumi. Foto tersebut memperlihatkan sejumlah pengurus dan kader...

SUKABUMIUPDATE.com - Media sosial Twitter meluncurkan pengaturan percakapan untuk semua pengguna perangkat dengan sistem operasi iOS, Android, termasuk twitter.com. Dengan pengaturan ini, pengguna bisa menghindari balasan yang tidak diinginkan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya