Menu

14 Okt 2019, 14:59 WIB

Video: Warga Leuwidinding Demo Minta Hentikan Blasting

SUKABUMIUPDATE.com - Ratusan warga Kampung Leuwidinding RT 04/01, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampang Tengah melakukan demo di depan Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (14/10/2019).

Aksi warga yang tergabung dalam Forum Warga Terdampak Bangkit (FWTB) ini untuk menyampaikan berbagai tuntutan terkait aktivitas pertambangan PT Tambang Semen Sukabumi (TSS) yang dianggap merusak lingkungan. Salah satunya dampak blasting atau peledakan yang dilakukan di lokasi pertambangan.

Warga minta pemerintah berpihak kepada masyarakat warga terdampak agar memerintahkan semua SKPD dan Pemerintahan terkait untuk segera menutup perusahaan dengan dasar telah melakukan eksploitasi berlebihan tanpa mempertimbangkan keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat terdampak.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi, Harun Alrasyid, akan melakukan investigasi secara menyeluruh terkait dengan adanya keracunan makanan secara massal di di Kampung Selaawi, Desa Pawenang, Kecamatan...

SUKABUMIUPDATE.com - Ada pemandangan berbeda di Terminal Pasirhayam, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur. Dimana sopir bus dan penumpang angkutan umum di Cianjur yang masuk terminal mendatangi sebuah tenda untuk menjalani...

SUKABUMIUPDATE.com - Rombongan Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin tiba di Kota Sukabumi pada pukul 09.21 WIB. Lokasi pertama yang dikunjungi Ma'ruf Amin adalah SMAN 4 Kota Sukabumi. Nampak dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Jadwal bola pada Rabu malam hingga Kamis dinihari, 9 Juli 2020, menyajikan rangkaian laga Serie A Liga Italia, Liga Inggris, dan La Liga Spanyol. Dilansir dari tempo.co, dari...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya