Menu

21 Apr 2019, 15:04 WIB

Video: Suasana Pemakaman Pelajar MAN 3 Korban Kecelakaan Bus Maut

SUKABUMIUPDATE.com - Duka mendalam dirasakan Utang (53 tahun) dan Eti (47 tahun), orang tua dari Irma Marina (17 tahun), pelajar MAN 3 Sukabumi yang menjadi korban tewas dalam kecelakaan bus, di Jalan Waluran-Jampang Kulon, tepatnya di Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran, Minggu (21/4/2019). 

Jenazah Irma Marina tiba di rumah duka, di Kampung Bojongloa RT 01/06, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade Minggu pukul 10.00 WIB. Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga serta sahabatnya. Jenazah Irma dimakamkan Minggu siang di Pemakaman badak putih tak jauh dari kediaman orang tuanya.

Irma berpamitan kepada ayahnya Utang dan ibunya, Eti, pada Jumat (19/4/2019) sore untuk ikut study tour bersama sekolahnya ke Bandung. Utang saat itu tidak mengizinkan namun, dia dan Eti mengaku sangat berat melepaskan kepergian anaknya saat itu.

Utang mengaku berusaha tegar untuk menguatkan istrinya yang saat itu masih belum mengetahui anaknya meninggal. Sampai proses evakuasi selesai, dan jenazah anaknya dibawa ke rumah sakit, barulah Utang menceritakan kondisi anaknya pada Eti.

Reporter : DEMMI PRATAMA
Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Banyak informasi beredar menyatakan bahwa virus penyebab COVID-19 sengaja dibuat atau produk rekayasa laboratorium. Dilansir dari tempo.co, hasil studi yang hasilnya telah dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine...

SUKABUMIUPDATE.com - Disinfektan menjadi salah satu bahan kimia yang penting buat masyarakat saat wabah virus corona sebab kandungan alkohol dan klorinnya dipercaya bisa membunuh mikroorganisme yang menempel pada barang-barang...

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi mulai kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kilogram atau biasa dijuluki "Si Melon". Informasi yang dihimpun, kelangkaan terjadi sejak empat hari...

SUKABUMIUPDATE.com - Hari pertama pelaksanaan isolasi lokal di Kabupaten Cianjur, Senin (30/3/2020), Pemkab Cianjur baru menutup akses masuk dari luar kota melalui Jalur Puncak. Rombongan pemudik asal Jakarta pun dihentikan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya