Menu

30 Des 2019, 08:30 WIB

Refleksi Kerja FKDB 2019, Titik Pijak Mantap Menyongsong di Tahun 2020

Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) panen perdana on farm musim tanam 1 tahun 2019, Kabupaten Subang. | Sumber Foto:Istimewa.

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua umum Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) sekaligus pembina Yayasan Pembina Pendidikan Doa Bangsa (YPPDB), Ayep Zaki menyampaikan apa yang dicapai oleh FKDB selama hampir satu tahun ini merupakan langkah - langkah yang luar biasa. Apalagi dilihat dari beberapa pencapaian yang telah diraih di tahun-tahun sebelumnya.

"Memang pencapaian yang diraih oleh FKDB sebagai lembaga swadaya masyarakat atau NGO (Non Governmnet Organization)  memang masih jauh dari harapan kami, baik di bidang pendidikan maupun ekonomi. Namun beberapa langkah FKDB tertutama di bidang ekonomi sudah mulai memperlihatkan titik terang," ujar Ayep Zaki

Pria yang akrab disapa Aa Zaki ini mengatakan, selama hampir dua tahun FKDB tiada henti berkeliling wilayah Indonesia. Khususnya di tahun 2019 ini di bidang ekonomi seperti pada bidang home industri tempe tahu.

BACA JUGA: FKDB Ambil Alih Kembali Aset Bengkel Harindo di Kalimantan Selatan

"Kami telah menempatkan satu posisi yang mantap dengan lebih dari 80 titik usaha dengan rata-rata produksi hampir mencapai 28 ton perhari. Setidaknya kami pun telah bisa bermitra atau melakukan berbagai Kerja sama seperti dengan USSEC dari USA atau dengan mitra lokal dan nasional yang bergerak di bidang tempe tahu," paparnya.

Tim Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) mengikuti salah satu acara di Kabupaten Subang.| (Sumber Foto: Istimewa)

Di sisi yang lain terutama di bidang pertanian, sambung Aa Zaki berbagai demplot pertanian yang dilakukan telah meletakkan pondasi yang kuat. Di mana pihaknya telah benar-benar bisa membuktikan pada masyarakat, dan bangsa ini bahwa produk yang dibuat yakni pupuk organik batu bara mampu meningkatkan hasil pertanian yang cukup signifikan.

"Terutama di bidang tanaman padi yang rata-rata ada peningkatan hasil panen sekitar 30 persen hingga 40 persen per hektar, bagi kami ini pencapaian yg luar biasa," jelasnya.

BACA JUGA: Bakesbangpol Provinsi Riau Verifikasi dan Legalitas Kantor DPD FKDB

Lanjut Aa Zaki refleksi kerja FKDB 2019 titik pijak yang mantap bagi kinerja FKDB di tahun  2020. Tak kalah penting ia tetap fokus mempersiapkan generasi muda Doa Bangsa  sebagai regenerasi bagi insan FKDB di masa mendatang.

"Alhamdulillah selama tahun 2019, anak-anak didik yang kami bina di bawah naungan YPPDB sudah ada yang mampu berbicara prestasi di tingkat nasional. Bahkan telah mampu mengirimkan beberapa mahasiswa yang kami bina untuk study dan kuliah di luar negeri seperti Jerman, Hongkong, China dan Taiwan," ungkapnya.

Mereka lanjut Aa Zaki, merupakan aset yang luar biasa dan pihaknya akan terus berjuang untuk melanjutkan serta meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan YPPDB.

"Maka kami insan FKDB dan insan YPPDB dalam menghadapi tahun 2020 ini dengan rasa optimis dan dengan spirit perjuangan dengan tetap fokus mengusung program tercapainya kemandirian, ketahanan, dan kedaulatan pangan," ucapnya.

BACA JUGA: Aa Zaki: Amanat Presiden Jokowi di KOWANI Selaras dengan Program FKDB

Hal ini guna menggapai kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat dengan terus meningkatkan sumber daya manusia yang benar benar skill expert dan memiliki daya saing yang baik di era mendatang.

Aa Zaki berharap di tahun 2020 ini berada pada iklim usaha dan suasana politik, dan keamanan yang baik serta mendapat dukungan dari berbagai pihak. Baik pemerintah maupun masyarakat luas.

"Tercapainya ekosistem kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat bangsa dan negara adalah satu keniscayaan bagi kami warga FKDB," tandasnya.

Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH/ADV
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Polda DIY telah memeriksa 13 orang yang dianggap mengetahui tragedi susur sungai SMP 1 Turi di Sungai Sempor, Sleman. Dari pemeriksaan tersebut, polisi telah menetapkan satu orang...

SUKABUMIUPDATE.com - Masih banyak misteri tersimpan di laut dalam, termasuk dengan para penghuninya. Paling baru, peneliti dibuat kaget dengan penemuan cumi-cumi raksasa dan hiu bercahaya. Para peneliti yang tergabung dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi mengeluhkan listrik yang sering kali padam. Dalam sehari, bisa terjadi tiga kali padam. Sekali padam bisa sampai satu jam.  Menurut warga Kampung...

SUKABUMIUPDATE.com -  Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan satu orang Pembina Pramuka sekaligus guru di SMPN 1 Turi Sleman dengan inisial IYA sebagai tersangka kasus susur sungai. Status tersangka itu ditetapkan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya